logo rilis

Copot Dirjen Imigrasi, Politisi PKS Curigai Yasonna Laoly
Kontributor
Nailin In Saroh
29 Januari 2020, 20:35 WIB
Copot Dirjen Imigrasi, Politisi PKS Curigai Yasonna Laoly
Menkumham, Yasonna Laoly. FOTO: RILIS.ID

RILIS.ID, Jakarta— Anggota Komisi III DPR, Aboebakar Alhabsyi mempertanyakan pencopotan Ronny F Sompie sebagai Dirjen Imigrasi Kemenkumham oleh Yasonna Laoly.  

Dikatakan Aboe, Menkumham menyampaikan bahwa Pencopotan Ronny Sompie merupakan buntut kasus Harun Masiku, terkait adanya delay data perlintasan di Bandara Soekarno Hatta. Karenanya, tak hanya Ronny namun juga Direktur Sistem Teknologi Informasi Keimigrasian juga di copot oleh Menkumham.

Menurut Menkumham, Ronny dicopot agar tim independen yang dibentuknya dapat bekerja dengan maksimal.

"Saya memahami, barangkali Menkumham mencoba bertindak secara terbuka sehingga membentuk tim yang berasal dari Kemenkominfo, BSSN, Bareskrim Polri dan Ombudsman untuk menyelidiki terjadinya kesimpangsiuran informasi yang disebabkan oleh delay-nya sistem di Dirjen Imigrasi, " ujar Aboe di Jakarta, Rabu (29/1/2020).

Namun disisi lain, sambung dia, publik melihat bahwa Yasonna ikut serta dalam konpers saat mengumumkan tim advokasi di PDIP. Artinya pada kasus ini Yasonna dianggap memiliki konflik kepentingan.

"Meskipun beliau tidak masuk dalam tim advokasi, namun beliau yang membentuknya," katanya. 

Politisi PKS ini menilai, logika publik tentunya akan berfikir, ini terjadi keanehan. Dimana saat Yasonna sebagai ketua DPP Bidang Hukum dan HAM membentuk tim advokasi, disisi lain sebagai Menkumham membentuk tim investigasi. 

"Pasti publik akan mempertanyakan kondisi ini, apa yang sebenarnya di cari oleh tim ini," ucapnya. 

Menurut Aboe, akan lebih baik jika tim investigas bukan dibuat oleh Menkumham. Agar tidak ada sesuatu yang dicurigai, mengingat Yasonna dan tersangka KPK, Harun Masiku adalah rekan separtai.

"Atau barangkali Menkumham memilih mengajukan cuti untuk menghindari konflik kepentingan," tukasnya. 

 




Bagaimana menurut anda tentang artikel ini ?
500
komentar (0)





2019 | WWW.RILIS.ID