logo rilis
City Masih Kalah Jauh dari MU dalam Hal Ini
Kontributor
Eroby JF
21 Maret 2018, 16:18 WIB
City Masih Kalah Jauh dari MU dalam Hal Ini
ILUSTRASI: Twitter/@ManCity

RILIS.ID, Jakarta— Manchester United kalah bersaing dari Manchester City pada musim ini di Liga Inggris. Namun, ternyata City masih kalah jauh dari MU dalam hal jumlah kekayaan, dan pengikut media sosial.

Raksasa Old Trafford itu, yang memuncaki Deloitte's Money League pada Januari sebagai klub terkaya di dunia, juga berada di puncak Social Network Rangkings untuk Liga Inggris pada 2017.

Laporan itu, yang dihasilkan oleh Newton Insight, memberi peringkat kepada 20 klub teratas Inggris, menurut delapan indikator performa di berbagai jenis media sosial.

MU mengungguli City untuk menduduki posisi pertama, sedangkan Chelsea di posisi ketiga, Arsenal keempat, Liverpool kelima, dan Tottenham Hotspur di peringkat ketujuh. Huddersfield Town secara mengejutkan berada di posisi keenam, sedangkan Stoke City berada di urutan terbawah.

MU memiliki 73,7 juta pengikut di Facebook pada 2017, 16,5 juta penggemar di Twitter, dan 20 juta pengikut di Instagram.

City memiliki 29 juta, 5,5 juta, dan 5,9 juta penggemar untuk kategori-kategori yang sama.

MU juga memiliki pengikut paling banyak di antara 20 klub Liga Inggris di media sosial China Weibo, 9,2 juta.

Para penggemar "Setan Merah" berjumlah 30 persen dari total pengikut Liga Inggris, dan klub menghitung terdapat keterlibatan sebesar 40 persen di media sosial untuk seluruh penggemar Liga Inggris pada 2017.

"Cara terbaik untuk menyebut pendekatan Manchester United untuk membangun basis penggemar globalnya adalah 'tidak kenal lelah'," kata laporan itu.

"Klub tidak bersantai untuk mempertahankan keunggulannya, mereka terus menekan ke depan. Mereka memiliki lebih banyak sumber daya dibanding sebagian besar lainnya untuk mendukung ambisi-ambisinya, namun klub juga berkomitmen untuk menghasilkan konten kreatif dan mendorong keterlibatan penggemar."

The Social Network Rankings menggunakan indikator-indikator seperti keterlibatan penggemar, pertumbuhan, total 'postingan' klub, dan jumlah hari yang diperlukan klub untuk menambahi 10.000 pengikut baru.

Meski 113.000 pengikut tim promosi Huddersfield di Facebook merupakan jumlah 'kurcaci' bagi klub-klub yang lebih besar, hal itu mewakili kenaikan 80 persen dalam setahun, sedangkan penggemar mereka di Instagram naik 600 persen.

Huddersfield melakukan usaha-usaha besar untuk menaikkan profil klub melalui promosi, mencatatkan 18.000 post di media sosial pada 2017, hanya tertinggal dari Chelsea, United, dan Chelsea.

Meski terdapat total 250 juta pengikut Facebook di Liga Inggris yang membuat media sosial ini menjadi format yang paling umum digunakan para penggemar, angka itu hanya mewakili kenaikan lima persen per tahun dibandingkan 49 dan 33 persen kenaikan di Twitter dan Instagram.

"Facebook kelihatannya telah mencapai kematangan," kata laporan itu.

"Twitter memberikan kesegaran terhadap drama kehidupan sepak bola. Itu memberi umpan terhadap rasa lapar yang tidak ada habisnya untuk gosip."

Sumber: ANTARA


komentar (0)