logo rilis
Ciptakan 5 juta Benih Kelapa Unggul Tiap Tahun, Ini Cara Gorontalo
Kontributor
Intan Nirmala Sari
09 April 2018, 14:43 WIB
Ciptakan 5 juta Benih Kelapa Unggul Tiap Tahun, Ini Cara Gorontalo
FOTO: Humas Balitbangtan

RILIS.ID, Gorontalo— Sebanyak 70.800 benih kelapa unggul siap tanam telah diserahkan kepada 723 CPCL (Calon Petani Calon Lahan), dengan luas lahan 751 hektare, yang tersebar di Kabupaten Gorontalo, Bonebolango, Boalemo dan Pohuwato.Pembagian benih kelapa tersebut dilakukan di Desa Dunggala Kecamatan Batudaa, Kabupaten Gorontalo, Provinsi Gorontalo, Minggu (8/4/2018).

Hadir dalam acara penyerahanan tersebut, Kepala Balai Besar Perbenihan dan Proteksi Tanaman Perkebunan Surabaya Ardi Praptono, Kepala Balai Penelitian Tanaman Palma (Balit Palma) Ismail Maskromo, didampingi peneliti senior Balit Palma Elsje T. Tenda, Kabid Perkebunan Provinsi Gorontalo Jismon Zakaria, Kepala Balai Perbenihan dan Pengawasan, Sertifikasi Benih Pertanian (BPPSP) Provinsi Gorontalo, Kabid Perkebunan Kabupaten Gorontalo Boalemo, Bonebolango dan Pohuwato, Erwin SP dari Balai Penelitan Teknologi Pertanian (BPTP) Balitbangtan Gorontalo, penangkar benih kelapa Muhammad Hulopi dan para petani, calon penerima benih kelapa dari empat kabupaten sentra kelapa di Gorontalo.

Dalam sambutannya, Kepala Balit Palma menyampaikan, program perbenihan Kementerian Pertanian (Kementan) telah dimulai sejak 2017. Kelapa sebagai salah satu tanaman perkebunan yang menyebar hampir ke seluruh wilayah Indonesia, disiapkan benih varietas unggul nya di delapan provinsi yaitu Riau, Lampung, Bali, NTB, NTT, Sulteng, Gorontalo dan Sulut.

"Benih varietas unggul ditujukan untuk mendukung pembangunan kebun sumber benih di sentra-sentra kelapa Indonesia. Benih unggul siap tanam tersebut, diharapkan segera ditanam di lapangan dan dipelihara agar bertumbuh dengan baik," kata Ismail dalam sambutannya.

Pada acara tersebut, juga telah dilakukan penyerahan benih kepada Dinas Pertanian Provinsi Gorontalo, kemudian diteruskan kepada CPCL di empat kabupaten. Jika ditanam dan dipelihara dengan baik, dalam 7-8 tahun ke depan, 70.800 bibit tersebut berpotensi menghasilkan 5 juta butir benih per tahun. Sejumlah benih tersebut, dapat digunakan untuk pengembangan kurang lebih 40 ribu hektare lahan kelapa per tahun.

Menurut Ismail, selain dari Balit Palma, BPTP Balitbangtan Gorontalo juga menyediakan 17.500 benih kelapa siap salur yang akan diserahkan dalam waktu dekat.

Kepala Balai Besar Pengkajian dan Pengembangan Teknologi Pertanian (BBP2TP) Surabaya menyampaikan, bahwa benih atau cikal kelapa yang dibagikan sudah bersertifikat, jadi sudah siap untuk disalurkan kepada CPCL. "Harapannya, benih yang di serahkan bisa menjadi cikal bakal sumber benih unggul masa mendatang di provinsi Gorontalo," ungkapnya.

Mewakili Kepala Dinas Pertanian Provinsi Gorontalo, Kepala Bidang Perkebunan Jismon Zakaria dalam sambutannya, menyampaikan terima kasih kepada Badan Litbang Pertanian (Balitbangtan) dan Kementan yang telah memberikan bantuan benih varietas unggul kelapa di Provinsi Gorontalo.

Setelah kegiatan penyerahan benih, penandatanganan berita acara dan penanaman awal cikal kelapa di lapang oleh Kepala Balit Palma dan Kepala BBP2TP Surabaya. Sementara untuk penyerahan benih kelapa, dilanjutkan koordinasi dengan Bupati Gorontalo Nelson Pomalingo sebagai Ketua Koalisi Pemerintah Kabupaten (KOPEK Kelapa), juga Kepala Badan Ketahanan Pangan (BKP) Agung Hendriadi  dan Sekretaris BKP Mulyadi Hendiawan, terkait persiapan kunjungan Presiden Ri Mei 2018, yang akan mengagendakan penyerahan benih kelapa dalam kunjungannya ke Seribu Desa Rawan Kemiskinan.

Semoga benih kelapa yang dibagikan saat ini, menjadi sumber benih baru untuk pengembangan kelapa di Gorontalo dan sekitarnya, serta dapat berkontribusi pada peningkatan pendapatan dan kehidupan petani.

Sumber: Ismail Maskromo/Humas Balitbangtan


komentar (0)