logo rilis

Chusnul Mar'iyah: Keberadaan Parpol Harus Bisa Wujudkan Cita-cita Pendiri Bangsa
Kontributor
Zulyahmin
06 November 2019, 14:50 WIB
Chusnul Mar'iyah: Keberadaan Parpol Harus Bisa Wujudkan Cita-cita Pendiri Bangsa
FOTO: RILIS.ID/Zulhamdi Yahmin

RILIS.ID, Jakarta— Komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU) 2001-2007, Chusnul Mar'iyah, mengatakan, keberadaan partai politik seharusnya menjadi kendaraan untuk mewujudkan cita-cita pendiri bangsa. Menurutnya, pemikiran seperti itu seharusnya ada ketika parpol itu didirikan. 

"Mau enggak mau parpol harus menjadi vehicle untuk mengimplementasikan cita-cita pendiri bangsa. Itu menjadi penting kalau kita mau mendirikan partai," kata Chusnul dalam diskusi di Graha RILIS.ID, Pejaten, Jakarta, Rabu (6/11/2019). 

Doktor Ilmu Politik dari University of Sydney, Australia, itu menyampaikan sejumlah syarat yang perlu dipersiapkan ketika akan membangun sebuah partai politik. Hal-hal teknis, menurutnya, juga harus dipersiapkan dengan maksimal. 

"Memang enggak gampang. Perlu komitmen, uang dan konstrituennya bagaimana?" ujar Presiden Direktur Center for Election and Political Party (CEPP) FISIP, Universitas Indonesia tersebut. 

Formulasi kebijakan, ungkap Chusnul, juga harus dipersiapkan dengan matang oleh para elite partai politik. Pembangunan sosial dan ekonomi, lanjut dia, juga mesti dipersiapkan dengan matang. 

"Sosial development itu pendidikan, kesehatan, perempuan, HAM dan lainnya. Kemudian pembangunan ekonomi di antaranya lapangan kerja, infrastruktur, agriculture dan macam-macam lagi," ungkap dia.

"Jadi kalau mau bikin partai harus ada ahli pendidikan, ahli ekonomi dan ahli-ahli lainnya. Jadi kalau jadi politisi, belajar lah dari ahlinya. Bagaimana anda bisa merekonstruksi kembali permasalahan bangsa kalau tidak membaca pemikiran-pemikiran ahli," lanjutnya. 

Chusnul menyebutkan, sejumlah tahap yang harus dipersiapkan dalam membangun partai politik di antaranya mempersiapkan kelembagaan, konstituen, mempersiapkan pemilu. 

"Memahami perundang-undangan, tahapan pemilu, penyelenggaraan pemilu, memahami oponen peserta pemilu, karakter, regime yang berkuasa, peradilan pemilu," sebut dia. 

Selain itu parpol juga harus mempersiapkan kader, formulasi kebijakan dan finansial partai. 

"Memahami tahapan pemilu. Bagaimana rekrutmen caleg-caleg sampai dengan dapat dapil di mana dan lain-lainnya," tandasnya. 




Bagaimana menurut anda tentang artikel ini ?
500
komentar (0)





2019 | WWW.RILIS.ID