logo rilis

Ceramah Amien Rais Dinilai Bukan Ujaran Kebencian
Kontributor
Andi Mohammad Ikhbal
19 April 2018, 16:52 WIB
Ceramah Amien Rais Dinilai Bukan Ujaran Kebencian
Politisi senior PAN, Amien Rais. FOTO: RILIS.ID/Indra Kusuma.

RILIS.ID, Jakarta— Wakil Ketua Umum DPP PAN Viva Yoga Mauladi menilai, ceramah politisi senior Amien Rais adalah ceramah agama Islam yang bersumber dari Al-Quran. 

"Pak Amien menjelaskan ayat-ayat tentang keimanan dan spirit perjuangan untuk menegakkan kebenaran dan kebaikan," ujar Viva kepada rilis.id, Kamis (19/4/2018).

Bagi yang memahami, jelasnya, dalam wacana dan perkembangan pemikiran keislaman di Indonesia, masing-masing intelektual memiliki ciri khas dan aksentuasi gagasan.

Misalnya, Nurcholish Madjid dengan Islam Peradaban, Abdurrahman Wahid dengan Islam Kultural, Amien Rais dengan Tauhid Sosial, Muslim Abdurrahman dengan Islam Transformatif, Imaduddin Abdurahim dengan Islam Kaffah, dan lainnya.

Dari seluruh intelektual itu, ia menilai tidak ada perbedaan pandangan keislaman. Relatif hampir mirip. Bahwa agama tidak bisa dipisahkan dari masyarakat dan negara. 

"Spirit dan religiusitas keislaman itulah yang membedakan dengan paham sekulerisme, yang memisahkan agama dari masyarakat dan negara, yang berkembang di sebagian negara Barat," bebernya. 

Dari konteks tersebut, apa yang disampaikan Amien Rais, lanjutnya, tidak ada maksud untuk membuat ujaran kebencian. Pengertian golongan, kaum, barisan, atau kumpulan orang itu sangat berbeda dengan pengertian partai politik. 

"Pak Amien ingin agar umat Islam bersatu menegakkan kebenaran dan kebaikan untuk NKRI," imbuhnya. 

Untuk itu, ia mengajak agar ruang publik diisi dengan wacana yang mencerdaskan dan menyehatkan. "Jangan miopis, melihat secara sempit tentang ajaran Islam yang tidak memisahkan antara agama dengan masyarakat dan negara," tandasnya.


Bagaimana menurut anda tentang artikel ini ?
500
komentar (0)