logo rilis
Cenderung Dinamis, Cagub Lampung Tak Patut 'Walk Out' saat Diskusi
Kontributor
Afid Baroroh
01 April 2018, 01:01 WIB
Cenderung Dinamis, Cagub Lampung Tak Patut 'Walk Out' saat Diskusi
ILUSTRASI: RILIS.ID/Hafidz Faza

RILIS.ID, Jakarta— Pengamat Politik Universitas Islam Negeri (UIN) Jakarta Adi Prayitno menilai tak semestinya aksi walk out Calon Gubernur (Cagub) Lampung, Herman HN, dalam diskusi bedah visi dan misi calon kepala daerah di Pilkada Lampung dilakukan. Menurutnya, diskusi yang diselenggarakan oleh mahasiswa memang cenderung dinamis. Banyak aksi dan pendapat yang tidak terduga ketika diskusi berlangsung.

"Tak mestinya ada aksi walk out dalam sebuah acara diskusi ilmiah. Apapun konteksnya. Apalagi yg menyelenggarakan mahasiswa dinamika apapun bisa terjadi di luar dugaan," kata Adi kepada rilis.id, di Jakarta, Sabtu (23/3/2018). 

Diketahui, acara bedah visi dan misi itu digelar Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Lampung (BEM Unila). Sedangkan, Herman HN mengaku kecewa karena moderator tidak memberikan jatah waktu sesuai yang ditetapkan.

"Kalau cuma dipotong waktu bicara tak mesti walk out. Calon pejabat publik mestinya harus siap mental jika ingin menghadiri acara mahasiswa," ujarnya.  

Dia juga menepis, tudingan cagub yang diusung Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) terhadap mahasiswa yang diduga hanya mendukung salah satu partai politik (parpol). Menurutnya, tudingan itu salah alamat karena diskusi digelar secara akademis.  

"Acara ilmiah akademis mahasiswa tak bisa dituding tendensius memihak parpol tertentu. Sejauh ini, mahasiswa masih netral dalam pilkada," pungkasnya.

Editor: Elvi R


komentar (0)