logo rilis
Cek Rekening! Subsidi Gaji Tahap II Segera Disalurkan
Kontributor
Zulhamdi Yahmin
05 September 2020, 12:00 WIB
Cek Rekening! Subsidi Gaji Tahap II Segera Disalurkan
Pekerja dan pegawai kantor berjalan kaki di kawasan Sudirman, Jakarta Pusat, saat jam pulang kerja. FOTO: RILIS.ID/Panji Satria

RILIS.ID, Jakarta— Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Ida Fauziyah memastikan, penyaluran tahap II subsidi gaji untuk pekerja berpendapatan di bawah Rp5 juta segera disalurkan.

Ida mengungkapkan, Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) telah selesai melakukan pemeriksaan data calon penerima dan memprosesnya ke KPPN. 

"Saat ini pihak Kemnaker telah memproses ke KPPN. Kemudian ke bank penyalur dan segera dilakukan transfer kepada penerima bantuan," kata Menaker Ida dalam keterangan tertulisnya, Jumat (4/9/2020) malam.

Dia mengatakan, Kemnaker melakukan pemeriksaan selama empat hari setelah menerima 3 juta data calon penerima bantuan subsidi upah (BSU) dari BPJS Ketenagakerjaan untuk pencairan tahap II pada 1 September 2020. 

Nantinya, KPPN yang akan memberikan anggaran subsidi gaji tahap II tersebut kepada Himpunan Bank Milik Negara (Himbara) sebagai penyalur.

Dari bank-bank Himbara itu BSU kemudian akan disalurkan ke rekening pribadi calon penerima, baik yang memiliki rekening bank-bank negara maupun swasta.

Ida menyebut, sampai saat ini sudah ada 2.310.974 orang telah menerima subsidi yang ditujukan untuk pekerja swasta dan pegawai pemerintah non-PNS berpendapatan di bawah Rp5 juta. Jumlah itu merefleksikan 92,44 persen dari total penerima subsidi tahap I, yakni 2,5 juta penerima.

Sampai saat ini, 15.659 pekerja belum dapat disalurkan karena beberapa alasan seperti adanya duplikasi rekening, rekening sudah tutup, rekening pasif, rekening tidak valid, rekening telah dibekukan, dan rekening tidak sesuai dengan NIK.

Selain itu rekening yang masih dalam proses penyaluran adalah 173.367 penerima.

Terkait rekening yang bermasalah, Menaker meminta BPJS Ketenagakerjaan untuk berkomunikasi dengan stakeholder untuk segera menyelesaikan persoalan pelaporan data rekening sebagaimana dimaksud.

Selain itu dia juga meminta agar perusahaan atau pekerja memberikan data rekening yang benar untuk mempermudah penyaluran.

"Kami mengimbau kepada pemberi kerja beserta para pekerja untuk membangun komunikasi dan dialog terkait data rekening para pekerja guna memastikan tidak ada kesalahan dalam pelaporan rekening ke BPJS Ketenagakerjaan. Sehingga penyaluran subsidi gaji tepat sasaran," tandasnya.


Bagaimana menurut anda tentang artikel ini ?
500
komentar (0)


2020 | WWW.RILIS.ID