logo rilis
CATAS inginkan MoU dengan Balitbangtan
Kontributor
Elvi R
17 September 2019, 20:15 WIB
CATAS inginkan MoU dengan Balitbangtan
FOTO: Humas Balitbangtan

RILIS.ID, Jakarta— Chinese Agricultural Research For Tropical Sciences (CATAS) kembali kunjungi Kementerian Pertanian. Setelah pada 5 Agustus lalu, CATAS berkunjung ke Puslitbang Perkebunan di Bogor. Kali ini kunjungan CATAS didampingi oleh Pihak Kedubes Cina di Jakarta. 

Kepala Biro Kerjasama Luar Negeri Dr. Ade Candradijaya saat memberikan pengantar menyebutkan bahwa kebutuhan kerja sama ini akan menjadi salah satu wadah untuk memperkuat capacity building dari sumberdaya manusia, ungkapnya.

Kepala Pusat Penelitian dan Pengembangan Perkebunan, Syafaruddin, Ph.D saat mendengarkan keinginan dari CATAS terkait MoU menyampaikan bahwa untuk nota kesepahaman terkait kerja sama akan sangat kongkrit karena posisi CATAS yang setara dengan Balitbangtan.

Mr. Liu Lei selaku Second Secretary Science and Technology Affair dari Kedubes Republik Rakyat China di Jakarta menyampaikan, CATAS berlokasi di Provinsi Hainan, dimana iklimnya sama-sama tropis seperti di Indonesia dengan ragam komoditas yang ditanam seperti karet, kopi, cassava, nenas dan tanaman tropis lainnya.

"Tentunya kerja sama ini diharapkan bermanfaat bagi kedua belah pihak," jelasnya.

Tim CATAS juga menunjukkan hasil inovasinya dimana serat pelepah nenas diolah menjadi kaos kaki antibakteria yang sudah diproduksi massal.

Usai berkunjung ke Biro KLN, di Kementan Tim juga akan melanjutkan kunjungan ke Balai Besar Pengembangan Mekanisasi Pertanian di Serpong untuk menjajagi kemungkinan kerja sama mekanisasi pertanian, mengingat CATAS juga memiliki divisi terkait alat dan mesin pertanian.

Kepala Balitbangtan, Dr. Fadjry Djufry dalam kesempatan lain mengungkapkan bahwa kerja sama dengan beberapa pihak saat ini akan didorong untuk mendukung 6 flagship, dimana Balitbangtan terlihat aktif didalamnya, utamanya pada padi, jagung, kedelai, cabai bawang merah, cabai merah, dan sapi potong jelasnya lagi.

Sumber: Balitbangtan




Bagaimana menurut anda tentang artikel ini ?
500
komentar (0)





2019 | WWW.RILIS.ID