logo rilis

Cara Risma Dongkrak Elektabilitas Gus Ipul-Puti
Kontributor
Budi Prasetyo
31 Maret 2018, 10:20 WIB
Cara Risma Dongkrak Elektabilitas Gus Ipul-Puti
Wali Kota Surabaya, Tri Rismaharini. FOTO: RILIS.ID/Ainul Ghurri

RILIS.ID, Surabaya— Wali Kota Surabaya, Tri Rismaharini (Risma), akan berkeliling Jawa Timur untuk memenangkan Calon Gubernur Jatim nomor urut dua, Saifullah Yusuf (Gus Ipul) dan Calon Wakil Gubernur Puti Guntur Soekarno. Menurutnya, pasangan nomor 2 itu pantas memimpin Jatim.

“Ini bentuk kesadaran saya sebagai warga Jawa Timur yang menilai bahwa pasangan Gus Ipul dan Mbak Puti inilah yang terbaik bagi provinsi ini. Dapat dunia akhirat kalau mendukung Gus Ipul dan Mbak Puti,” ujar Risma di Surabaya, Sabtu (31/3/2018).

Wali Kota Surabaya dua periode itu bakal fokus berkeliling ke sejumlah daerah, di antaranya Trenggalek, Madiun, Pacitan, Sidoarjo, Kediri, Mojokerto, Lamongan, Bojonegoro, Gresik, dan Nganjuk. Daerah itu dipilih untuk memperkuat posisi Gus Ipul-Puti yang sudah unggul di kawasan tersebut.

“Di masing-masing daerah itu saya bisa menginap,” ujarnya.

“Saya akan kampanye total untuk Gus Ipul dan Mbak Puti. Tentu sebagai pejabat negara saya pasti menaati seluruh aturan KPU, termasuk soal cuti,” imbuh perempuan yang pernah dinobatkan sebagai wali kota terbaik dunia itu.

Lantas kapan bakal mulai berkeliling Jatim? “Sedang digodok tim, bagian dari strategi, jadi ya rada rahasia dikitlah, tapi yang jelas tak lama lagi akan segera keliling,” ujar Risma.

Menurut Risma, program-program Gus Ipul dan Puti relevan dengan kebutuhan masyarakat Jatim. Misalnya, program menggratiskan kembali biaya pendidikan SMA/SMK yang kini dikelola pemerintah provinsi.

“Kan itu sesuai banget sama kebutuhan kita semua. Kayak di Surabaya ini kan sekarang SMA/SMK kembali berbayar, nah Gus Ipul dan Mbak Puti akan menggratiskan kembali nantinya. Wis ta lah, ngandel aku, milih nomor loro ae (sudahlah, percaya saja, milih nomor dua),” kata Risma.

Selain pendidikan gratis, sejumlah program Gus Ipul-Puti yang relevan dengan problem masyarakat Jatim adalah pemberdayaan ekonomi perempuan dan peningkatan ekonomi kreatif. 

Editor: Sukma Alam


Bagaimana menurut anda tentang artikel ini ?
500
komentar (0)