logo rilis
Capek Tanggapi Polemik Pj Gubernur, Kemendagri Ingatkan Kembali Suasana Lebaran
Kontributor

19 Juni 2018, 08:15 WIB
Capek Tanggapi Polemik Pj Gubernur, Kemendagri Ingatkan Kembali Suasana Lebaran
Kapuspen Kemendagri, Bahtiar. FOTO: RILIS.ID/AM Ikhbal.

RILIS.ID, Jakarta— Kementerian Dalam Negeri kini menjadi sorotan sejumlah pihak lantaran telah mengangkat Penjabat (Pj) Gubernur Jawa Barat (Jabar) yang tercatat sebagai perwira tinggi Polri aktif.

Adalah Komjen Pol Mochamad Iriawan (Iwan Bule) yang ditunjuk Mendagri dan ditetapkan lewat Keppres sebagai pengganti sementara kedudukan Aher (Ahmad Heryawan) sebagai gubernur Jabar.

Banyak yang menilai bahwa penunjukkan Iwan Bule sebagai Pj telah melanggar aturan. Antara lain, UU ASN, UU Polri dan UU Pilkada.

Namun, Kapuspen Kementerian Dalam Negeri, Bahtiar, mengatakan tak perlu cemas karena, pelantikan ini susah sesuai aturan. Pun pemerintah telah melakukan kajian atas UU tersebut.

"Aturannya jelas apa dan mana yang boleh, serta apa yang dilarang dilakukan Pj kepala daerah," kata dia di Jakarta pada Senin (18/6/2018) malam.

Menurut dia, semua aturan atas Pj kepala daerah, sama. Namun, apabila terjadi pelanggaran, ada mekanisme evaluasi ke depannya.

Sayangnya, desakan dari pihak-pihak yang punya pandangan berbeda, malah makin memperpanjang polemik. Penjelasan dari Kemendagri tampaknya belum memuaskan mereka.

Lalu, Bahtiar pun meminta agar semua pihak bisa mengimplementasikan hikmah Ramadhan untuk menahan diri. Karena, sekarang ini masih dalam suasana lebaran.

"Berdamai hati dan pikiran positif, serta memberi kesempatan pejabat yang ditugaskan sebagai Pj gubernur untuk melaksanakan dan menunaikan tugas pengabdiannya," kata dia.

"
Beri kesempatan beliau untuk bekerja dan membuktikan ikrar atau janji dan sumpahnya sebagai penjabat yang ditugaskan negara," ujarnya.




Bagaimana menurut anda tentang artikel ini ?
500
komentar (0)





2019 | WWW.RILIS.ID