Home » Peristiwa » Dunia

Butuh Dana Rp6 Triliun untuk Selamatkan 1,2 Juta Pengungsi Rohingya dari Kelaparan

print this page Rabu, 4/10/2017 | 22:13

Pengungsi Rohingya. FOTO: reuters

RILIS.ID, Jakarta— Badan kemanusiaan di Bangladesh membutuhkan dana senilai 434 juta dolar Amerika Serikat atau sekitar Rp6 triliun. Dana ini untuk memenuhi kebutuhan hidup 1,2 juta pengungsi Rohingya selama enam bulan ke depan.

Sekitar 809.000 warga Rohingya mencari perlindungan di Bangladesh setelah lari dari kekerasan dan penganiayaan di Myanmar. Lebih dari setengah juta orang tiba sejak 25 Agustus, bergabung dengan 300.000 warga Rohingya, yang sebelumnya telah berada di sana.

"Keadaan pengungsi Rohingya di Cox's Bazar sangat rentan, banyak mengalami trauma parah, dan hidup dalam keadaan sangat sulit," kata Robert Watkins, koordinator pengungsi PBB di Bangladesh, Rabu (4/10/2017). Cox's Bazar adalah distrik di wilayah perbatasan Bangladesh tempat kebanyakan pengungsi Rohingya berada.

Menurutnya, saat ini pemerintah Bangladesh bersama berbagai badan kemanusiaan masih berjuang membantu 509.000 pengungsi Rohingya, yang tiba sejak 25 Agustus silam.

"Rencana tersebut menyasar 1,2 juta orang, termasuk seluruh pengungsi Rohingya, dan 300.000 warga Bangladesh sebagai tuan rumah untuk enam bulan ke depan. Kami butuh bantuan segera untuk menyelamatkan nyawa dan memberikan perlindungan terhadap para pengungsi Rohingya," kata Watkins.

Dia juga menerangkan, sebanyak setengah juta orang membutuhkan makanan. Sementara 100.000 tempat penampungan darurat juga menjadi kebutuhan mendesak. Lebih dari separuh jumlah pengungsi Rohingya keseluruhan adalah anak anak, sementara 24.000 di antaranya adalah ibu hamil yang membutuhkan perawatan jelang persalinan.

"Diperlukan bantuan skala besar dan sesegera mungkin untuk menyelamatkan banyak nyawa. Tanpa bantuan segera, air serta sanitasi tepat dan bersih akan timbul wabah penyakit," pungkasnya.

Penulis Danial Iskandar

Tags:

rohingyakrisis kemanusiaanmyanmar

loading...