logo rilis
Bupati Sumedang Optimis Program Bekerja Kementan Kurangi Angka Kemiskinan
Kontributor
Elvi R
20 Maret 2019, 14:30 WIB
Bupati Sumedang Optimis Program Bekerja Kementan Kurangi Angka Kemiskinan
FOTO: Humas Balitbangtan

RILIS.ID, Jakarta— Bupati Sumedang Dony Ahmad Munir meyakini Program Bedah Kemiskinan Rakyat Sejahtera (Bekerja) yang digagas Kementerian Pertanian (Kementan) dapat mengurangi angka kemiskinan di daerahnya. Hal tersebut disampaikan saat Kementan melalui Balai Besar Litbang Bioteknologi dan Sumber Daya Genetik Pertanian (BB Biogen) menggelar rapat koordinasi Program Bekerja di Kantor Dinas Peternakan dan Perikanan Sumedang, Jawa Barat, Selasa (19/3/2019).

Menurut Dony, Program Bekerja merupakan sebuah tekad dari pemerintah untuk mengentaskan kemiskinan, untuk itu ia mengucapkan terima kasih karena Sumedang menjadi salah satu daerah yang menjadi sasaran Program Bekerja.

“Saya mengapresiasi pemerintah pusat terutama Kementan, dan saya telah menginstruksikan dinas-dinas terkait untuk menjalankan program ini dengan sebaik-baiknya,” tutur Dony.

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) 2014, angka kemiskinan di Sumedang mencapai 9,76 persen atau berada di atas rata-rata nasional. Dengan adanya Program Bekerja, Dony yakin dapat menurunkan angka kemiskinan hingga 1 persen per tahun.

“Pemerintah kabupaten bertekat menurunkan angka kemiskinan dari yang biasanya 0,6 persen, kita tingkatkan lebih progresif lagi di angka 0,8 hingga 1 persen pertahun,” ujarnya.

Selain memanfaatkan Program Bekerja, Pemkab Sumedang juga telah menyiapkan beberapa strategi untuk menekan angka kemiskinan. Pihaknya juga terus menjalankan program-progam dari pemerintah pusat maupun pemerintah provinsi yang mengarah pada penurunan angka kemiskinan.

Di Sumedang sendiri terdapat 5.376 kepala keluarga yang akan mendapat bantuan dari Program Bekerja. Bentuk bantuan yang diberikan berupa ayam kampung unggul berumur 0-4 minggu sebanyak 50 ekor per kepala keluarga untuk dipelihara dan dikembangkan. 

Selain ayam, bantuan lain yang diberikan adalah pakan selama empat bulan, tempat pakan dan minum, obat dan vaksin, serta stimulan kandang sebesar Rp500 ribu.

Menurut Kepala BB Biogen Mastur PhD, sinergi Program Bekerja dengan program-program lain di Sumedang dipastikan dapat memberi dampak positif pada pengentasan kemiskinan.

“Saya terkesan sekali bahwa bupati mendukung program ini, dan saya sangat terkesan dengan komitmen bupati yang memanfaatkan marketing digital yang masuk dalam era 4.0 untuk mengembangkan program-program yang ada,” ujar Mastur yang sekaligus menjadi penanggungjawab Program Bekerja di Kabupaten Sumedang, Kuningan dan Majalengka, Jawa Barat.

Sumber: Andika Bakti/Balitbangtan




Bagaimana menurut anda tentang artikel ini ?
500
komentar (0)





2019 | WWW.RILIS.ID