Home » Peristiwa » Nasional

Buni Yani Laporkan Hakim PN Bandung ke KY

print this page Rabu, 15/11/2017 | 09:40

Buni Yani. FOTO: RILIS.ID/Indra Kusuma.

RILIS.ID, Bandung— Terdakwa kasus pelanggaran Undang-Undang ITE, Buni Yani akan melaporkan Ketua Majelis Hakim Pengadilan Negeri Kelas 1A Bandung M Saptono beserta empat anggota majelis lainnya ke Komisi Yudisial (KY). 

Buni menjelaskan, pelaporan dilakukan karena Majelis Hakim menjatuhkan pidana satu tahun enam bulan penjara tanpa memerhatikan fakta-fakta persidangan.

"Saya akan laporkan hakim ke komisi yudisial, (dilaporkan) lusa. Insya Allah. Karena mengesampingkan fakta persidangan," ujar Buni Yani di Bandung Jawa Barat, Rabu (15/11/2017).

Selain melaporkan Majelis Hakim, proses banding dipastikan akan dilakukan dalam waktu cepat. Ketua Tim Penasehat Hukum Buni Yani, Aldwin Rahadian memastikan pelaporan Bandung dijadwalkan pekan depan.

"Ya kita akan banding. Tinggal kita sampaikan minggu depan," katanya.

Sebelumnya, Majelis Hakim Pengadilan Negeri Kelas 1A Bandung menjatuhkan hukuman satu tahun enam bulan penjara kepada Buni Yani. Buni dinyatakan terbukti bersalah telah mengubah dan mengunduh video pidato mantan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok.

Ketua Majelis Hakim M Saptono menjelaskan, Buni Yani terbukti bersalah sebagaimana diatur dalam pasal 32 ayat 1 junto Pasal 48 ayat 1 UU Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik.

"Mengadili terdakwa dengan hukuman penjara. Dan diperintahkan untuk segera ditahan," ujar Saptono kepada Buni Yani di ruang sidang Bapusipda Kota Bandung Jawa Barat. 

Untuk pertimbangannya, pada hal meringankan, terdakwa memiliki tanggung jawabkeluarga dan belum pernah dihukum. Sedangkan pada hal memberatkan, terdakwa sebagai akademisi tidak memberikan contoh yang baik kepada masyarakat.

Saptono menegaskan, terdakwa terbukti telah mengubah isi dokumen elektronik dan mengunduh tanpa hak video pidato Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok.

"Dengan tambahan caption, telah dapat disimpulkan unsur menambah unsur cara apapun telah terpenuhi. Menimbang unsur pasal 32 ayat 1 jo pasal 48 UU ITE telah terpenuhi, terdakwa terbukti secara sah dan meyakinkan sebagai dalam dakwaan," tegasnya.

Penulis Arman Putra
Editor Sukarjito

Tags:

Buni YaniKYLaporan

loading...