logo rilis

Gerindra Persilakan Gatot Maju Jadi Capres
Kontributor
Nailin In Saroh
02 April 2018, 15:18 WIB
Gerindra Persilakan Gatot Maju Jadi Capres
M Nizar Zahro. FOTO: RILIS.ID/Indra Kusuma.

RILIS.ID, Jakarta— Ketua DPP Partai Gerindra, M Nizar Zahro, mempersilakan mantan Panglima TNI Jenderal (Purn) Gatot Nurmantyo maju sebagai calon presiden di Pemilu 2019. Asalkan, sesuai dengan ketentuan sesuai UU Nomor 7 Tahun 2017 tentang Pemilihan Umum.

Utamanya, kata dia, ambang batas pemilihan presiden (presidential threshold), sebesar 20 persen dari kursi DPR, atau 25 persen suara sah nasional. Artinya, parpol yang mengusung dapat mencalonkan Gatot sebagai presiden atau wakil presiden jika menduduki setidaknya 20 persen kursi DPR.

"Semua orang bisa jadi calon presiden. Salah satu syarat capres dan cawapres itu diajukan oleh parpol sama seperti tahun 2014 mencapai 20 persen suara. Apakah beliau diajukan dari partai mana, itu hak beliau. Tapi, semua parpol pasti punya mekanisme masing-masing," kata Nizar kepada rilis.id di Jakarta, Selasa (2/4/2018).

Namun, Nizar membantah, jika Gatot bakal diusung oleh Gerindra sebagai capres. Sebab, partai berlambang kepala burung garuda ini sudah bulat mendukung Prabowo Subianto sebagai presiden baru di 2019. 

"Kan sudah tahu bahwa DPD dan DPC seluruh Indonesia memberikan mandat pada Pak Prabowo sebagai calon presiden. Apakah Gatot maju dari Gerindra, lihat faktualnya aja. DPC dan DPD seluruh Indonesia sudah mengusulkan ketua dewan pembina kita sebagai capres 2019," ujarnya.

Hingga saat ini, tambah Nizar, internal belum ada pembahasan soal Gatot sebagai capres dari Gerindra. Bahkan, dari parpol koalisi. 

"Belum pernah saya dengar DPC dan DPD beri rekomendasi selain Prabowo," tandasnya.

Editor:


Bagaimana menurut anda tentang artikel ini ?
500
komentar (0)