logo rilis
Buka Puasa Bersama Jurnalis Parlemen, OSO: Jokowi Itu Licin
Kontributor
Yayat R Cipasang
08 Juni 2018, 00:08 WIB
Buka Puasa Bersama Jurnalis Parlemen, OSO: Jokowi Itu Licin
Ketua DPD Oesman Sapta Odang. FOTO: Humas DPD

RILIS.ID, Jakarta— Ketua DPD RI Oesman Sapta Odang (OSO) menggelar buka puasa bersama sekira 100 orang jurnalis yang tergabung dalam Koordinatoriat Wartawan Parlemen di kediamannya, Jl. Karang Tengah Utara No.34, Kuningan, Jakarta, Kamis (7/6/2018).

Buka puasa bersama ini dihadiri pewarta dari berbagai media baik cetak, elektronik maupun daring. Kesempatan berbuka puasa bahkan digunakan oleh sejumlah wartawan untuk bertanya terkait hal-hal yang tengah menjadi sorotan publik.

Salah satunya, jurnalis dari Banjarmasin Post, Murjani yang mempertanyakan tentang OSO yang tidak pernah melakukan kunjungan ke luar negeri selama terpilih menjadi pimpinan DPD.

Menjawab hal itu, OSO mengatakan bahwa selama 13 tahun terbentuk DPD belum menghasilkan sesuatu yang bermanfaat untuk rakyat, sehingga dinilai belum perlu melakukan kunjungan kerja ke luar negeri. 

"Sebaiknya anggota DPD lebih banyak melakukan kunjungan kerja ke daerah, karena DPD bekerja untuk daerah. Kalau memang butuh untuk mengetahui sesuatu tentang dunia luar kan bisa panggil dubesnya datang," ungkapnya

Berbeda dengan Murjani, jurnalis dari Sinar Indonesia Baru, Jamida menanyakan tentang calon presiden pilihan Partai Hanura untuk pemilihan presiden (Pilpres) 2019 mendatang. "Apakah Partai Hanura akan mengusung nama-nama calon yang sudah beredar di publik atau memiliki calon lain," ujarnya.

Oesman Sapta mengatakan Hanura konsisten untuk mendukung presiden Joko Widodo untuk maju kembali sebagai Presiden RI, sedangkan untuk calon wakil presiden akan diserahkan kepada presiden untuk memilih pendamping yang bisa diajak untuk bekerja bersama.

"Saya percaya Presiden Jokowi ini cerdas, kita anggap sepele orangnya, tapi ngak juga, licin orangnya, dia lihai, menyenangkan semua orang tapi bisa memukul orang dengan tertawa. Dia tau kapan melakukan langkah politik, saya ngak mau berandai-andai, tetapi Hanura konsisten mendukung dia untuk kedua kalinya," ujarnya.

Sementara itu, Rizal Siregar dari Warta Kota bertanya perihal adakah keinginan dari Oesman Sapta untuk maju untuk menjadi calon presiden. Menjawab hal itu, OSO menjawab dengan guyonan."Saya memang ganteng, tanya istri saya. Tapi saya tidak punya potongan untuk jadi presiden. Jadi lebih baik saya tidak maju dari malu," jelasnya.

Dalam kesempatan yang sama, jurnalis Fredy Batari dari JPNN.com mempertanyakan kebijakan pemerintah dalam memberikan Tunjangan Hari Raya (THR) kepada Aparatur Sipil Negara (ASN) yang dinilai membebani keuangan pemerintah daerah. Menanggapi hal itu, OSO mengatakan hak tersebut adalah tugas dari Kemendagri untuk dapat mengayomi binaannya, karena pemerintah tidak mengalami kerugian negara dan penerima THR pun belum terlihat ada kerugiannya.
 
"Kita tidak bisa mengatakan salah atau tidak kebijakan ini. Tolong kasih masukan ke saya, kesimpulan apa yang harus saya sampaikan kepada pemerintah, karena ini barang baru," jelasnya.

Di akhir acara, OSO menutup pertemuan tersebut dengan mengucapkan selamat berhari raya dan mohon maaf lahir batin kepada seluruh jurnalis yang hadir. Ia berharap, para jurnalis dapat merayakan Lebaran dengan keluarga dalam keadaan sehat wal'afiat.

"Bagi yang mau pulang kampung segera pulang kampung," sindir OSO penuh makna.


500
komentar (0)