logo rilis

BPTP Sumsel Diseminasikan Teknologi Berbasis Mekanisasi, Ini Tujuannya...
Kontributor
Elvi R
29 November 2018, 22:07 WIB
BPTP Sumsel Diseminasikan Teknologi Berbasis Mekanisasi, Ini Tujuannya...
FOTO: Humas Balitbangtan

RILIS.ID, Jakarta— Senjang hasil adalah perbedaan antara potensi  hasil yang dapat dicapai pada kondisi optimal dengan hasil aktual yang dicapai oleh petani. Secara sederhana, senjang hasil diperoleh dengan membandingkan rata-rata produktivitas suatu wilayah dengan produktivitas tertinggi yang pernah dicapai oleh petani di wilayah tersebut.

Saat ini produksi rata-rata petani di Desa Telang Jaya Kecamatan Muara Telang Kabupaten Banyuasin  rata-rata mencapai 6 ton per hektare Gabah Kering Panen (GKP), namun ada beberapa petani sudah mencapai 8-10 ton per GKP. Dilatarbelakangi hal tersebut Peneliti BPTP Balitbangtan Sumsel Budi Rahardjo, STP., MSi bersama Tim Kegiatan melakukan upaya menekan senjang hasil tersebut dalam kegiatan diseminasi teknologi budidaya berbasis mekanisasi. 

Sebagai bagian dari kegiatan tersebut, hari ini Kamis (29/11/2018) telah dilaksanakan Temu Lapang Diseminasi Teknologi Budidaya Berbasis Mekanisasi untuk Menekan Senjang Hasil Padi di Lahan Rawa Pasang Surut.

Temu Lapang dihadiri oleh  Kepala BPTP Balitbangtan Sumsel, perwakilan Dinas Pertanian Provinsi Sumsel, perwakilan Dinas Pertanian Kabupaten Banyuasin, perwakilan Internasional Rice Research Institute (IRRI)  Peneliti dan Penyuluh BPTP Balitbangtan Sumsel, Koordinator BPP Muara Telang, PPL, Ketua Gapoktan, Anggota Kelompok Tani, serta peserta Temu Lapang.

Budi Raharjo, STP, MSi. sekaligus selaku Ketua Pelaksana kegiatan, dalam laporannyamenyampaikan, kegiatan Temu Lapang diikuti 200 orang peserta, yang terdiri dari PPL serta Kelompok Tani di sekitar Kecamatan Muara Telang. Dalam kegiatan ini selain menggunakan Varietas Unggul Balitbangtan (VUB) dan pupuk optimal, BPTP Balitbangtan Sumsel juga  mengenalkan beberapa teknologi mekanisasi yaitu dengan penggunaan alat mesin pertanian (alsintan) akan memberikan kontribusi  terhadap peningkatan produktivitas  pertanian.  "Pemerintah sudah banyak memberikan bantuan alsintan kepada Petani sehingga perlu dimanfaatkan dengan optimal" ungkapnya.

Ucapan terimakasih pun diberikan oleh Kepala Dinas Pertanian Banyuasin melalui Kabid Ketahanan Pangan Dinas Pertanian Banyuasin (Ir. Rosadi). Hal ini karena telah memilih Banyuasin sebagai lokasi pelaksanaan kegiatan. Diharapkan dengan menerapkan teknologi yang sudah teruji dan terbukti keunggulannya dalam menekan senjang hasil maka tujuan untuk semakin meningkatkan produksi dan kesejahteraan petani secara lebih baik lagi akan segera terwujud.

Acara Temu Lapang dibuka secara resmi oleh Kepala BPTP Balitbangtan Sumsel Ir. Amirudin Pohan, MSi.  Dalam arahannya, Beliau menyampaikan, salah satu tugas dan fungsi BPTP Balitbangtan Sumsel adalah mendiseminasikan inovasi pertanian sesuai karakterisasi wilayah masing-masing, salah satunya melalui Temu Lapang.

Melalui kegiatan ini semua yang terlibat dapat berbagi informasi untuk saling melengkapi dan belajar.

"Silakan memilih teknologi yang pas untuk dapat diaplikasikan dan menekankan bahwa tidak ada peningkatan produktivitas hasil tanpa adanya teknologi" katanya.

Acara Temu Lapang dilanjutkan dengan kunjungan lapang ke lokasi Demplot kegiatan untuk melihat beberapa teknologi yang digunakan, diantaranya; Teknologi Pengolahan Tanah menggunakan Traktor R-4, Teknologi Perataan Lahan dibimbing Sinar Laser (Laser land leveling), Teknologi Penanaman padi benih langsung dengan menggunakan Atabela Modifikasi ditarik Traktor (Amator), Teknolokgi Pengendalian Tikus dengan Sistem Pemagaran Plastik dan Aplikasi Bio-silika.




Bagaimana menurut anda tentang artikel ini ?
500
komentar (0)





2019 | WWW.RILIS.ID