logo rilis
BPTP NTT Dorong Pembangunan Pertanian di Perbatasan Malaka
Kontributor
Elvi R
28 Mei 2018, 13:33 WIB
BPTP NTT Dorong Pembangunan Pertanian di Perbatasan Malaka
FOTO: Humas Balitbangtan

RILIS.ID, Malaka— Memasuki musim tanam (MT) II 2018 petani Malaka mendapatkan bimbingan teknis budidaya tanaman pangan dan hortikultura dari Badan Litbang Pertanian melalui BPTP NTT.  Di desa Lorotholus Kecamatan Wewiku Malaka, telah ditanam 10 hektare jagung lamuru label putih untuk benih dan menanam 15 hektare jagung lamuru label biru untuk konsumsi. Begitupun di Desa Laleten telah ditanam 5 hektare jagung lamuru label putih untuk benih. Bawang merah telah siap ditanam 1 hektare bawang merah asal benih dari biji (TSS/True Seed of Shallod) di Desa Lorotholus dan 1 ha di Desa Lakekun Kecamatan Kobalima. Kegiatan ini dari pihak luar yaitu dari BPTP NTT sebagai dukungan wilayah perbatasan dan program RPM Pemda Malaka.

"Kami dari BPTP Balitbangtan NTT sebagai perpanjangan tangan Badan Litbang Pertanian Kementerian Pertanian di daerah mendukung penuh pembangunan pertanian di wilayah NTT dan khususnya di wilayah perbatasan, seperti Malaka dan sekaligus mendukung program Pemda Malaka yaitu RPM untuk kesejahteraan masyarakat” kata Dr. Ir. Syamsudin, MSc, Kepala BPTP NTT. 

"Kami selain menyiapkan saprodi misalnya benih, juga infrastruktur yang penting misalnya kami menyiapkan 2 sumur bor untuk kelompok tani bawang merah di Desa Lakekun dan pendampingan teknis budidayanya," lanjut Syamsudin.

Di samping kegiatan dari BPTP, juga ada kegiatan uji teknologi budidaya bawang merah proliga (produksi berlipat ganda) yang potensi hasilnya mencapai 40 ton per hektare. Kegiatan ini dilaksanakan oleh Pusat Penelitian dan Pengembangan Hortikultura (puslitbanghorti) Badan Litbang Pertanian. Kegiatan ini menguji budidaya bawang merah asal benih umbi dan asal benih biji (TSS). Ini dapat menjadi referensi petani untuk memilih jenis teknologi yang disukai.

"Kami senang dengan perhatian dari Badan Litbang Pertanian melalui BPTP NTT untuk memperkenalkan inovasi pertanian kepada petani kami sehingga mereka secara cepat bisa lebih baik hidupnya,” ungkap Kadis Pertanian Malaka, Ir. Yustinus Nahak, MSi.

Sebagai informasi kegiatan Badan Litbang pertanian untuk mendukung wilayah perbatasan Kabupaten Malaka sekaligus mendukung Program RPM yaitu kegiatan budidaya jagung untuk benih dan konsumsi, budidaya bawang merah asal benih TSS, juga beternak sapi secara semi intensif. 

Sumber: Ben Derosari/Balitbangtan


komentar (0)