logo rilis

BPN Prabowo-Sandi Minta Para Pendukung Terima Hasil Putusan MK
Kontributor
Zulyahmin
24 Juni 2019, 18:00 WIB
BPN Prabowo-Sandi Minta Para Pendukung Terima Hasil Putusan MK
FOTO: Antara

RILIS.ID, Jakarta— Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo Subianto-Sandiaga Uno meminta kepada para pendukung dan simpatisannya untuk menghormati dan menerima apapun hasil keputusan dari Mahkamah Konstitusi (MK) terkait sengketa Pilpres 2019. 

"Para pendukung paslon 02 diharapkan bisa menghormati putusan tersebut apapun hasilnya," kata Koordinator juru bicara BPN Prabowo-Sandi, Dahnil Anzar Simanjuntak di Media Center Prabowo-Sandi, Kebayoran Baru, Jakarta, Senin (24/6/2019). 

Dahnil mengatakan, hal itu sesuai dengan apa yang disampaikan oleh Prabowo bahwa upaya akhir adalah konstituisonal melalui MK yang dipimpin Bambang Widjojanto.

"Untuk relawan pendukung masyarakat kami imbau lakukan kegiatan damai berdoa dan sebagainya. Kita kawal, kita doakan keputusan-keputusan itu agar kemudian tadi saya sebutkan paradigma hakim itu bukan lagi paradigma mahkamah kalkulator, tapi paradigmanya progresif substantif," ujarnya.

Dahnil menegaskan, BPN Prabowo-Sandi tidak menginstruksikan pendukung pasangan capres-cawapres nomor urut 02 itu untuk melakukan mobilisasi massa saat putusan sengketa pemilu di MK. 

"Kalau ada mobilisasi massa, itu di luar instruksi kami. Kami tidak punya kuasa melarang hak konstitusi negara. Kami juga hormati sepenuhnya," tegasnya. 

Menyingkapi masih adanya elemen masyarakat yang tetap bersikukuh untuk turun ke jalan, menurut Dahnil, sulit bagi pihaknya untuk mencegah.

"Apalagi di dalam konstitusi, upaya untuk menyampaikan pendapat di muka umum juga memang dilindungi UU," ungkap Dahnil.

Seperti diketahui, MK sendiri telah menggelar sidang Perselisihan Hasil Pemilihan Umum (PHPU) untuk membuktikan adanya kecurangan terstruktur, sistematis dan masif.

Di dalam persidangan, MK pun sudah memeriksa saksi maupun ahli, baik itu dari pihak pemohon, termohon maupun terkait.

Dari agenda persidangan terakhir, paling lambat MK akan mengeluarkan putusan pada Kamis (27/6/2019.

Sumber: Antara




Bagaimana menurut anda tentang artikel ini ?
500
komentar (0)





2019 | WWW.RILIS.ID