logo rilis

BPN Pastikan Alat Bukti Gugatan ke MK, Valid Bukan Abal-Abal
Kontributor
Nailin In Saroh
30 Mei 2019, 15:00 WIB
BPN Pastikan Alat Bukti Gugatan ke MK, Valid Bukan Abal-Abal
Ilustrasi Paslon 02 Prabowo-Sandi

RILIS.ID, Jakarta— Tim Hukum Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandi, Nicolay Apriliando, memastikan alat bukti yang diajukan kepada Mahkamah Konstitusi (MK) dalam gugatan sengketa hasil Pilpres 2019 merupakan alat bukti yang valid dan bukan alat bukti yang abal-abal.

Bahkan, kata dia, pihaknya sudah hampir final menyiapkan segala sesuatu yang akan disertakan pada sidang perdana sengketa di MK tanggal 14 Juni 2019. Termasuk, alat bukti yang akan dibeberkan pada sidang tersebut.

“Jadi kami tidak ingin memberikan alat bukti abal-abal, kami ingin tetap mempertahankan itu semua dengan alat-alat bukti yang valid,” ujar Nicolay dalam keterangan tertulisnya, Kamis (30/5/2019).

Pernyataan ini sekaligus membantah tudingan sejumlah pihak yang mengatakan jika pihaknya minim akan alat bukti karena hanya menyerahkan 51 alat bukti kepada MK. Ia pun menegaskan bahwa 51 alat bukti itu hanya sebagai prasyarat registrasi tim hukum BPN kepada mahmakah saja.

“Jadi bukan kami hanya memiliki 51 alat bukti, itu hanya sebagai pengantar untuk sebagai prasyarat kami bisa mendaftar di Mahkamah Konstitusi,” jelasnya.

Nicolay menegaskan, BPN punya bukti cukup valid dan cukup banyak. Pihaknya, pun bisa membuktikan secara IT forensik terjadinya penggelembungan dan kecurangan. 

"Itu bisa kami buktikan lewat IT forensik. Karena itu kami ingin meminta kepada Mahkamah Konstitusi untuk memerintahkan KPU dilakukan audit forensik terhadap IT KPU juga,” bebernya.

Yang jelas, tambah dia, semua yang berkaitan pemilu akan dihadirkan dalam muka persidangan.

“Tetapi kami tidak mau menyebutkan satu per satu. Nanti kita lihat di pengadilan,” pungkasnya.

 




Bagaimana menurut anda tentang artikel ini ?
500
komentar (0)





2019 | WWW.RILIS.ID