logo rilis

BPN Bakal Total Bela Ketum Persaudaraan Alumni 212, Ini Alasannya...
Kontributor
Zulhamdi Yahmin
11 Februari 2019, 12:06 WIB
BPN Bakal Total Bela Ketum Persaudaraan Alumni 212, Ini Alasannya...
Juru Bicara BPN Prabowo-Sandi, Andre Rosiade. FOTO: Istimewa

RILIS.ID, Jakarta— Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandi memastikan akan total membela Ketua Umum Persaudaraan Alumni (PA) 212, Slamet Ma'arif, yang ditetapkan tersangka oleh kepolisian terkait dugaan pelanggaran pemilu. 

Menurut Juru Bicara BPN Prabowo-Sandi, Andre Rosiade, penetapan tersangka oleh Polres Surakarta, Jawa Tengah, terhadap Slamet Ma'arif itu sangat janggal. 

"BPN akan membela Pak Slamet Ma'arif. Direktorat Hukum dan Advokasi kami akan jadi garda terdepam untuk membela habis-habisan Pak Slamet Ma'arif. Karena bagi kami, penetapan beliau sangat janggal," katanya kepada rilis.id, Senin (11/2/2019). 

Andre mengatakan, pihaknya menganggap kasus itu aneh lantaran Slamet Ma'arif hanya menyampaikan ceramah di acara tablig akbar PA 212 Solo Raya pada 13 Januari 2019 lalu.

Dalam ceramahnya, ungkap Andre, Slamet tidak mengajak jemaah untuk memilih capres-cawapres nomor urut 02, Prabowo Subianto-Sandiaga Uno. Menurutnya, Slamet juga tidak menyampaikan visi-misi paslon ataupun bentuk kampanye lainnya. 

"Lalu, salahnya di mana beliau ini?" tanya Andre.

Andre kemudian membandingkan sejumlah kasus kepala daerah yang terang-terangan menyampaikan dukungan kepada paslon nomor urut 01, Joko Widodo-Ma'ruf Amin. Namun anehnya, lanjut dia, para kepala daerah tersebut justru tidak diproses hukum.

"Kita lihat bupati-bupati, wali kota, gubernur, deklarasi dukungan ke Jokowi-Ma'ruf aman-aman saja. Kenapa orang yang datang tablig akbar, tidak ada penyampaian visi-misi, tidak ada ajakan memilih tapi ditetapkan sebagai tersangka. Ini sangat janggal. Maka dari itu, kami akan membela Pak Slamet Ma'arif," tandasnya.

Sebelumnya, Ketua Umum PA, 212 Slamet Ma'arif, ditetapkan tersangka oleh Polres Surakarta, Jawa Tengah. Slamet ditetapkan sebagai tersangka terkait dugaan pelanggaran pemilu dalam acara tablig akbar PA 212 Solo Raya pada 13 Januari 2019 lalu.

Editor: Elvi R




Bagaimana menurut anda tentang artikel ini ?
500
komentar (0)





2019 | WWW.RILIS.ID