logo rilis

BPJS Ketenagakerjaan Usulkan Kenaikan Santunan Kematian
Kontributor

05 Juni 2018, 18:50 WIB
BPJS Ketenagakerjaan Usulkan Kenaikan Santunan Kematian
BPJS Ketenagakerjaan. FOTO: Istimewa

RILIS.ID, Balikpapan— Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan mengusulkan, kenaikan jumlah santunan untuk peserta yang mengalami kecelakaan hingga mengakibatkan meninggal dunia.

"Kami usulkan kenaikan dari Rp24 juta menjadi Rp30 juta untuk santunan peserta yang meninggal dunia," ujar Deputi Direktur BPJS Ketenagakerjaan Wilayah Kalimantan, Heru Prayitno, saat dihubungi di Balikpapan, Kalimantan Timur, Selasa (5/6/2018).

Kenaikan santunan itu, menurutnya, setidaknya akan menghibur,  meski tidak membantu banyak keluarga yang ditinggalkan. Diharapkan pul bisa meringankan sejumlah biaya, seperti untuk pemakaman.

Hingga April 2018, peserta BPJS Ketenagakerjaan Balikpapan mencapai 277.204 orang. "Ada juga peserta adalah bukan penerima upah (pekerja informal), yang cukup membayar iuran Rp36.800 untuk mendapatkan tiga manfaat," jelasnya.

Ketiga manfaat tersebut, jaminan kecelakaan kerja (JKK), jaminan kematian (Jkm), dan jaminan hari tua (JHT). Manfaat serupa, juga didapat peserta penerima upah (pekerja formal).

Untuk itu, BPJS terus mendorong perusahaan maupun pekerja informal segera mendaftarkan diri. Sebab, ini merupakan jaminan yang ditujukan kepada seluruh rakyat Indonesia.

"Pekerja bukan penerima upah ini terdapat banyak di sektor informal, seperti pengemudi transportasi online, pedagang kaki lima, termasuk nelayan," tutup Heru.

Sumber: ANTARA


Bagaimana menurut anda tentang artikel ini ?
500
komentar (0)