logo rilis
'Box Office' Industri Film, Anang: Pemerintah Ingkar Janji 
Kontributor
Tio Pirnando
01 April 2018, 11:15 WIB
'Box Office' Industri Film, Anang: Pemerintah Ingkar Janji 
Anggota Komisi X DPR RI, Anang Hermansyah. FOTO: RILIS.ID/Indra Kusuma

RILIS.ID, Jakarta— Anggota Komisi X DPR RI, Anang Hermansyah, menagih realisasi janji pemerintah yang akan membentuk sistem box office untuk industri film di Indonesia.

Pasalnya, hingga saat ini, rencana pembentukan sistem box office bagi perfilman di Indonesia belum juga terwujud.

"Rencana soal pembuatan sistem box office bagi film di Indonesia sampai sekarang juga belum terealisasi," ujar Anang dalam keterangannya kepada rilis.id, Jakarta, Minggu (1/4/2018).

Menurut Anang, manfaat keberadaan box office bisa menjadikan data perfilman menjadi valid, yang dapat memberi dampak positif bagi pelaku industri perfilman di Indonesia.

Sistem box office, jelas dia, bisa mengatasi permasalahan yang akut seperti soal transparansi di sektor pajak di industri film, serta royalti bagi para pemain film.

Penyebab semua ini, tegas Anang, karena masih banyak aturan yang belum dibereskan pemerintah dalam upaya memajukan perfilman di Tanah Air.

"Pekerjaan rumah yang dari tahun lalu sampai sekarang masih belum dibereskan oleh pemerintah, yakni soal rekomendasi Panja Perfilman soal Peraturan Pemerintah (PP) sebagai aturan turunan UU No 33 Tahun 2009," tutur Anang.

Sementara itu, soal kontribusi sektor perfilman  terhadap produk domestik bruto (PDB) pada ekonomi kreatif.  

Anang mengatakan, kinerja perfilman masih lemah dengan merujuk data tahun 2016 yang menyebutkan kontribusi terhadap PDB tak mencapai 1 persen.

"Tahun 2016 kontribusi perfilman terhadap PDB hanya 0,16 persen," tuntas dia.
 

Editor: Kurniati


500
komentar (0)