logo rilis
Bom Libatkan Perempuan, Menteri PPPA: Jangan Gampang Diradikalisasi
Kontributor
Elvi R
14 Mei 2018, 14:06 WIB
Bom Libatkan Perempuan, Menteri PPPA: Jangan Gampang Diradikalisasi
ILUSTRASI: RILIS.ID/Dendy Setiawan

RILIS.ID, Jakarta— Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Yohana Yembise mengimbau para perempuan untuk tidak gampang diradikalisasi. Menurutnya, perempuan merupakan penyokong pembangunan negara.

"Perempuan harus melihat dirinya sebagai aset negara yang harus diberdayakan untuk pembangunan," kata Yohana saat ditemui seusai acara Peluncuran Gerakan Bersama Penghapusan Kekerasan Terhadap Anak di Jakarta, Senin (14/5/2018).

Menurutnya, perempuan jangan mau dijadikan sasaran radikalisasi, sebaliknya harus fokus terhadap pengembangan potensinya. Sehingga, menjadi perempuan yang mandiri dan terlibat dalam semua aspek pembangunan. Dia juga mengatakan orang tua yang mengajak anaknya dalam tindakan radikalisme dan terorisme adalah bentuk kekerasan terhadap anak.

Hal tersebut tertuang dalam UU Nomor 35 Tahun 2014 tentang Perlindungan Anak.

Agar tidak ada lagi korban yang menjadi terorisme, Yohana menuturkan, pemerintah perlu membangun ketahanan keluarga serta kepekaan terhadap lingkungan.

"Hal ini dapat mengantisipasi keluarga agar tidak terpengaruh tindakan radikalisme dan terorisme," ungkapnya.

Yohana pun menyesalkan kejadian pengemboman di Surabaya yang turut melibatkan perempuan dan anak. Belasungkawa terhadap korban, keluarga korban dan masyarakat pun diucapkan untuk Surabaya yang sedang menghadapi tragedi tersebut.

"Masyarakat waspada, tapi jangan panik dalam menghadapi situasi saat ini.


500
komentar (0)