logo rilis
BMKG: Waspada Gelombang Tinggi di NTT
Kontributor
Kurniati
23 Mei 2018, 12:32 WIB
BMKG: Waspada Gelombang Tinggi di NTT
ILUSTRASI: RILIS.ID/Hafidz Faza

RILIS.ID, Kupang— Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mengingatkan masyarakat di Nusa Tenggara Timur, waspada terhadap gelombang tinggi sebagai dampak terjadinya cuaca ekstrem berupa hujan dan angin kencang yang melanda beberapa daerah itu.

Menurut Kasi Observasi dan Informasi, Stasiun Klimatologi Kelas II BMKG Kupang, Fera Adrianita, terjadinya hujan dengan intesitas sedang dan lebat, akibat penambahan massa uap air di wilayah perairan selatan Nusa Tenggara, sehingga meningkatkan suplai uap air yang berkontribusi terhadap pembentukan dan pertumbuhan awan hujan.

"Sehingga dampaknya terjadi peningkatan potensi hujan lebat disertai petir dan angin kencang di wilayah NTT," tegasnya di Kupang, Rabu (23/5/2018).

Meski tidak berdampak terjadinya banjir di NTT, namun yang perlu diwaspadai adalah gelombang tinggi di beberapa perairan NTT.

Ia mengatakan, potensi gelombang tinggi mencapai 2,5 hingga 4 meter berpotensi terjadi di perairan selatan Pulau Sumba serta laut Sawu bagian selatan.

Hal serupa juga akan terjadi di perairan Kupang, Rote dan laut Timor bagian selatan NTT dengan ketinggian gelombang mencapai 2,5 hingga 4 meter.

"Dalam Kondisi cuaca yang ektrem seperti ini masyarakat diminta hati-hati terhadap dampak yang ditimbulkan seperti banjir, tanah longsor, angin kencang serta pohon tumbang," ujar Fera.

Ia berharap masyarakat yang melakukan aktivitas di laut juga lebih hati-hati karena gelombang masih tinggi dalam beberapa hari ke depan
 

Sumber: ANTARA


500
komentar (0)