logo rilis

BMKG: Suhu Dingin di Aceh Disebabkan Pergeseran Udara di Asia
Kontributor
Syahrain F.
14 Januari 2018, 12:31 WIB
BMKG: Suhu Dingin di Aceh Disebabkan Pergeseran Udara di Asia
Seorang penduduk Aceh memanjat pohon di tengah terpaan angin kencang. FOTO: Shansi.org

RILIS.ID, Aceh— Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Blangbintang menyebut, suhu udara dingin tidak normal yang melanda sejumlah daerah dalam sepekan terakhir di Aceh disebabkan pergeseran udara di Asia yang kini berstatus musim dingin.

"Dari analisis kita, udara dingin saat ini di beberapa daerah Aceh karena pergerakan massa udara dari Asia dan Samudera Pasifik," kata Kepala Seksi Data dan Informasi BMKG Blangbintang, Zakaria dari Kutacane, Aceh Tenggara, hari ini (14/1).

Baca Juga

Sesuai garis angin saat ini, dia mengakui memang terjadi pergerakan massa udara dari kedua wilayah tersebut, tepatnya di Asia bagian Timur, dan Samudra Pasifik bagian Barat menuju Samudra Hindia dan Benua Australia.

Pengaruh lain dari pergerakan massa udara itu terjadi peningkatan kecepatan angin walau tidak terlalu signifikan. Berkisar antara lima hingga 20 kilometer per jam dengan arah dari Timur Laut menuju Barat Laut.

"Dampaknya sangat terasa bagi masyarakat yang tinggal di daerah dataran tinggi di Aceh, karena massa udara melintasi provinsi ini," terang dia.

"Suhu udara dingin di sebagian Aceh ini, kami perkirakan masih akan berlangsung hingga tiga hari ke depan," lanjut Zakaria.

Namun, Fatimah (45), penduduk di Desa Perapat Sepakat, Aceh Tenggara, mengaku, udara dalam sehari terakhir ini sudah tidak terlalu dingin.

Kabupaten Aceh Tenggara terletak di ketinggian 1.000 meter di atas permukaan laut dengan topografi wilayah perbukitan dan pegunungan. Sebagian kawasan merupakan daerah suaka alam Taman Nasional Gunung Leuser.

"Memang masih dingin, akan tetapi sudah tidak terlalu. Matahari pun, mulai bersinar dalam dua hari ini," katanya.

Sumber: ANTARA


#ACEH
#CUACA
#IKLIM DINGIN
Bagaimana menurut anda tentang artikel ini ?
500
komentar (0)