logo rilis
BMKG Rilis Data Daerah yang Memiliki Curah Hujan Diatas Normal, Ini Daftarnya...
Kontributor
Elvi R
14 Oktober 2020, 12:29 WIB
BMKG Rilis Data Daerah yang Memiliki Curah Hujan Diatas Normal, Ini Daftarnya...
Banjir di Jakarta akibat curah hujan tinggi pada Januari 2020. FOTO: RILIS.ID

RILIS.ID, Jakarta— Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprediksi terjadinya intensitas curah hujan di atas normal dan di luar kewajaran pada 27,5 persen wilayah di Indonesia. Kepala BMKG Dwikorita Karnawati menyatakan, daerah yang 27,5 persen itu di beberapa wilayah di Sumatra, seperti Lampung, Sumatra Selatan, Sumatra Barat, sebagian Bengkulu, Riau, Sumatra Utara, dan sebagian Aceh.

"Anomali atau di luar kewajaran yang terjadi di Sumatra ini terjadi karena kondisi topografi lokal," ujarnya usai mengikuti Rapat Terbatas (Ratas) melalui konferensi video mengenai Antisipasi Bencana Hidrometeorologi, Selasa (13/10/2020) pagi.

Selain Sumatra, BMKG juga memantau curah hujan dengan intensitas tinggi dan sangat tinggi terjadi di Jawa Barat serta Sulawesi, baik bagian selatan, tengah, tenggara, dan utara

Dwikorita, pun memaparkan, pada Oktober-November sebagian besar wilayah Indonesia terkena fenomena ini, kecuali wilayah Sumatra.

“Meskipun tidak terkena La Nina, Sumatra itu tanpa La Nina kategorinya curah hujan bulanan itu tinggi, bisa mencapai lebih dari 400 milimeter per bulan, yaitu di bagian barat Sumatra, mulai dari ujung Aceh sampai ujung bawah atau ujung selatan Lampung,” ujarnya.

Puncak La Nina, kata Kepala BMKG, diperkirakan terjadi pada Desember, yang terkena di wilayah Indonesia bagian tengah, di antaranya Sulawesi Utara, Maluku Utara, dan Papua Barat bagian utara.

Meski tanpa La Nina, lanjutnya, wilayah Jawa untuk Desember diprediksi mengalami curah hujan berintensitas tinggi. Begitu juga dengan Sumatra bagian barat, terutama Sumatra Barat sampai Lampung, kemudian Aceh, diprediksi memiliki curah hujan yang tinggi meskipun tidak terkena La Nina.

“Puncak musim hujan Januari-Februari dan La Nina ini puncaknya Desember. Sehingga kita perlu mewaspadai puncak La Nina dan musim hujan ini dalam kisaran Desember, Januari, dan Februari ini,” pungkas Dwikorita. 




Bagaimana menurut anda tentang artikel ini ?
500
komentar (0)





2020 | WWW.RILIS.ID