logo rilis
BMI Dukung Buruh Lanjutkan Perjuangan Tolak Omnibus Law
Kontributor
Zulhamdi Yahmin
26 Agustus 2020, 09:00 WIB
BMI Dukung Buruh Lanjutkan Perjuangan Tolak Omnibus Law
Ketua Umum BMI Partai Demokrat, Farkhan Evendi. FOTO: Istimewa

RILIS.ID, Jakarta— Ketua organisasi sayap Partai Demokrat, Bintang Muda Indonesia (BMI), Farkhan Evendi, mengapresiasi konsistensi elemen buruh yang terus melakukan penolakan terhadap Omnibus Law RUU Cipta Kerja (Ciptaker), Selasa (25/8/2020).

Farkhan menegaskan, pihaknya mendukung buruh yang terus menolak Omnibus Law. 

"Tentu kami mendukung apa yang sedang diperjuangkan teman-teman buruh. Kami paham ada upaya dari berbagai pihak agar buruh tak lakukan aksi penolakan. Dan sejak awal kami di BMI juga mempunyai sikap yang jelas, kita meminta agar Omnibus Law digagalkan utamanya pada klaster ketenagakerjaan," kata Farkhan dalam keterangan tertulisnya, Rabu (26/8/2020). 

Farkhan menyebut Demokrat sebagai satu-satunya partai yang pertama kali memiliki sikap jelas menolak Omnibus Law. Untuk itu, dirinya memastikan bahwa BMI akan menemani buruh untuk lanjutkan perjuangan.

"BMI tegas bersama buruh sesuai dengan sikap Partai Demokrat yang menolak Omnibus Law. Kami mencita-citakan saatnya Presiden Joko Widodo kembali pada buruh karena ia dipilih juga oleh suara buruh maka tak mungkin kita membiarkan Presiden dibisiki oleh menteri-menteri berwatak inlender di sekitarnya yang ingin memaksakan Omnibus Law. Maka, kepada semua teman-teman buruh mari kita lanjutkan perjuangan," ujar Farkhan. 

Farkhan mengatakan, kader BMI juga banyak terdapat teman-teman buruh. Sehingga, BMI ikut merasakan nasib mereka saat ini bahwa RUU ini bila disahkan akan semakin membuat buruh tak berdaya. 

"Partai Demokrat dan BMI tak akan pernah lelah menjadi rumah aspirasi bagi teman-teman buruh. Nasib mereka sudah berat, kami melihat menteri-menteri dan partai pendukung Jokowi harus dipertanyakan komitmennya pada buruh bila RUU ini tetap mereka sahkan," tegasnya.


Bagaimana menurut anda tentang artikel ini ?
500
komentar (0)


2020 | WWW.RILIS.ID