logo rilis
Blusukan ke Garut, Deddy Mizwar Ingatkan Dampak Limbah Industri Kulit
Kontributor
Arman Putra
24 Maret 2018, 20:02 WIB
Blusukan ke Garut, Deddy Mizwar Ingatkan Dampak Limbah Industri Kulit
Deddy Mizwar Saat Kunjungan ke Toko Kulit Sukaregang ?Garut. FOTO: RILIS.ID/Arman Putra

RILIS.ID, Garut— Calon gubernur Jawa Barat Deddy Mizwar menilai pengelolaan Instalasi Pengelolaan Air Limbah (IPAL) hasil pengolahan produksi tekstil kulit di Garut masih menjadi pekerjaan rumah pemerintah daerah.

Hal tersebut diungkapkan Deddy Mizwar di sela-sela bersosialisasi dengan pedagang tekstil kulit Sukaregang, Kabupaten Garut, Sabtu (24/3/2018). 

Menurutnya, kalau dilihat dari proses produksi, usaha asli Garut ini terus menunjukkan tren positif hingga luar negeri.

"Persoalannya ada satu, bagaimana limbahnya. Sukaregang ini, persoalan limbahnya yang belum selesai karena di tengah kota kan, ada juga IPAL-nya tapi belum berjalan baik," ungkap Deddy.

Deddy mengatakan, Pemerintah Provinsi Jabar hanya memiliki wewenang memberikan fasilitas IPAL agar dimanfaatkan sebaik - baiknya oleh Pemerintah Kabupaten Garut tanpa merusak tata perkotaan.

"Sudah berapa tahun nih, mesti ada solusinya. Jangan lagi menambah (IPAL) di tengah kota. Kewenangan ada di kabupaten, kita hanya membantu fasilitas pengelolaannya, tapi nggak berjalan juga," katanya.

"Mungkin sudah terlalu banyak industrinya di sana, sehingga luasan IPAL-nya sudah tidak memadai karena dibiarkan terus tumbuh. Semestinya bukan begitu, kalau tumbuh terus, sebaiknya dpindahkan ke kawasan yang baru, yang bisa ditata dengan lebih baik," katanya.

Editor: Yayat R Cipasang


500
komentar (0)