logo rilis
Bisnis Kalajengking ala Jokowi, UMKM: 'Aya-aya Wae' Pak Presiden
Kontributor
Elvi R
04 Mei 2018, 16:17 WIB
Bisnis Kalajengking ala Jokowi, UMKM: 'Aya-aya Wae' Pak Presiden
Presiden Joko Widodo di IIMS. FOTO: RILIS.ID/Indra Kusuma

RILIS.ID, Jakarta— Ketua Umum Asosiasi UMKM Indonesia Ikhsan Ingratubun mengaku tidak menanggapi serius soal pernyataan Presiden Joko Widodo soal bisnis kalajengking yang mampu membawa laba hasil fantastis. 

Menurutnya, Jokowi bertujuan untuk menegur para pengkritiknya. Ikhsan pun menganggap ucapan itu hanya guyonan semata.

"Wah-wah Presiden kita buat heboh ini. Belum untuk ngumpulin satu liter bisa kalajengking berapa tuh ya? Aya-aya wae Pak Presiden," ujar Ikhsan kepada rilis.id, Jumat (4/5/2018).

 Dia menyebut, pelaku UMKM lebih baik membuka usaha yang dibutuhkan orang banyak, ketimbang usaha yang aneh. 

"UMKM cirinya produksi dan jual barang yang segera. Bila perlu enggak perlu ada stok atau bukan barang produksi yang buatnya butuh waktu lama," jelas Ikhsan.

Alasan itu, lanjutnya, karena berbisnis kalajengking selain berbahaya juga sulit. 

"Selain bahaya kena sengatan, sulit dicari bahan bakunya. Itu produksinya lama jualnya terbatas. Selama nunggu juga dapat penghasilan apa," ungkapnya.

Seperti diketahui, warga net dihebohkan dengan pernyataan presiden soal racun kalajengking.  "Komoditas yang paling mahal di dunia sekarang ini adalah racun dari scorpion, racun dari kalajengking. Harganya $US10,5 juta per liter. Artinya berapa, Rp145 miliar per liter," kata Jokowi.

Meme-meme pun langsung beredar di dunia maya.


Bagaimana menurut anda tentang artikel ini ?
500
komentar (0)