logo rilis
Bioskop Kembali Dibuka di Saudi Sejak 35 Tahun
Kontributor
Syahrain F.
19 April 2018, 23:20 WIB
Bioskop Kembali Dibuka di Saudi Sejak 35 Tahun
Masyarakat Saudi menyaksikan festival film di Pusat Kebudayaan Raja Fahad, di Riyadh, 20 Oktober 2017. Credit: Getty Images/Fayez Nureldine

RILIS.ID, Riyadh— Kerajaan Arab Saudi kembali membuka bioskop pertama kalinya sejak dicekal 35 tahun lalu. "Black Panther" menjadi film pertama yang ditayangkan kepada 500 tamu undangan, eksekutif, dan pejabat, di ibu kota Riyadh, kemarin (18/4/2018).

Perusahaan teater asal Amerika AMC menjadi pihak yang diajak kerja sama pemerintah Saudi untuk memutar film tersebut.

Melansir dari CNN, pihak AMC mengatakan, laki-laki dan perempuan dapat duduk bersamaan. Hal ini telah menerobos kultur keagamaan masyarakat Saudi yang memiliki batasan yang ketat antara kaum Adam dan Hawa.

Pemerintah Saudi pun tidak memberi batasan yang ketat mengenai aturan tersebut ketika akan benar-benar dibuka untuk publik.

Namun, penonton bioskop dapat memilih jika hanya menginginkan campur gender, atau hanya-perempuan atau laki-laki.

Tahun lalu, Pemerintah Saudu mengumumkan akan merealisasikan rencana ini sebagai bagian dari Visi 2030 yang bertujuan untuk menggenjot ekonomi.

Upaya itu dilakukan untuk mengurangi ketergantungan ekonomi Saudi dari perdagangan minyak.

AMC menjadi perusahaan cinema pertama yang mendapat izin dari Pemerintah Saudi, di bawah Kementerian Kebudayaan.


500
komentar (0)