logo rilis
Bimanesh Bersaksi untuk Fredrich Yunadi
Kontributor
Tari Oktaviani
19 April 2018, 09:27 WIB
Bimanesh Bersaksi untuk Fredrich Yunadi
Mantan kuasa hukum Setya Novanto, Fredrich Yunadi. FOTO: RILIS.ID/Indra Kusuma

RILIS.ID, Jakarta— Dokter RS Medika Permata Hijau yang juga menjadi terdakwa, akan menjadi saksi pada persidangan mantan kuasa hukum Setya Novanto Fredrich Yunadi, Kamis (19/4/2018). Bimanesh dalam kasus ini memang ditetapkan sebagai tersangka dugaan merintangi atau menghalang-halangi proses penyidikan e-KTP Setya Novanto bersamaan dengan Fredrich.

Tak hanya Bimanesh, Jaksa juga menghadirkan seorang dokter RS Medika Permata Hijau lainnya yakni Dokter ahli syaraf atau neurologist, Nadia Husein Hamedan.

"Agenda saksi hari ini ada dua, ‎Nadia Husein Hamedan, dan Bimanesh Sutarjo," kata Jaksa KPK, M. Takdir Suhan saat dikonfirmasi, Kamis (19/4/2018).

Dalam kasus ini, Fredrich didakwa oleh Jaksa KPK menghalangi atau merintangi proses penyidikan kasus dugaan korupsi proyek e-KTP, yang menyeret Setya Novanto (Setnov).

Fredrich disebut bekerja sama dengan Dokter Rumah Sakit‎ Medika Permata Hijau Jakarta, Bimanesh Sutarjo. Keduanya diduga melakukan kesepakatan jahat untuk memanipulasi hasil rekam medis Setnov yang saat itu sedang diburu oleh KPK dan Polri.

Atas perbuatannya, Fredrich didakwa melanggar Pasal 21 Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana telah diubah dalam UU Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tipikor Juncto Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP.

Editor: Sukardjito


500
komentar (0)