logo rilis

Bikin Blunder, SII Desak Jokowi Evaluasi Menteri Agama
Kontributor
Nailin In Saroh
21 Mei 2018, 15:24 WIB
Bikin Blunder, SII Desak Jokowi Evaluasi Menteri Agama
Menteri Agama RI, Lukman Hakim Saifuddin. FOTO: RILIS.ID/Indra Kusuma

RILIS.ID, Jakarta— Presiden Lajnah Tanfidziyah Syarikat Islam Indonesia, Muflich Chalif Ibrahim, meminta agar Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo untuk memberikan evaluasi kepada Menteri Agama, Lukman Hakim Syaifudin.

"Saya sarankan Presiden Jokowi evaluasi Menag Lukman Hakim Syaifudin,” tegasnya dalam siaran pers kepada wartawan di Jakarta, Senin (21/5/2018).

Chalif Ibrahim juga meminta agar Menag, Lukman Hakim Syaifudin melakukan klarifikasi dasar penetapan rekomendasi mubalig.

“Kami mendesak Menteri Agama sampaikan dasar serta alasan merilis nama tersebut. Bukan normatif, namun harus argumentatif dan objektif,” ujarnya.

Chalif menduga, dasar Menteri Agama mengeluarkan rekomendasi itu atas dasar politik atau politicking dan hal itu, bisa membahayakan pemerintahan Joko Widodo.

“Kalau itu benar, menteri agama bahaya bagi Presiden Jokowi, itu bisa menggerus merontokkan dan merusak citra Presiden," tegasnya.

Semestinya, sambung Chalif, Menteri Agama mengundang ormas Islam terlebih dahulu untuk dialog dan komunikasi sebelum mengeluarkan kebijakan yang berujung hiruk-pikuk.

Chalif juga meyakinkan ke umat bahwa masih banyak nama-nama ulama, kiai atau mubalig yang belum tercatat dan itu tak berarti mubalig tersebut tidak memenuhi kriteria seperti yang dirilis Kemenag.

“Menurut kami itu kesalahan dan tidak bijak segera cabut dan minta maaf,” tutupnya.
 

Editor: Kurnia Syahdan


Bagaimana menurut anda tentang artikel ini ?
500
komentar (0)