logo rilis

Bibit berkurang, Harga Ayam Broiler di Kupang Naik
Kontributor
Kurnia Syahdan
04 Mei 2018, 14:37 WIB
Bibit berkurang, Harga Ayam Broiler di Kupang Naik
Ilustrasi ayam broiler. FOTO: RILIS.ID/Indra Kusuma

RILIS.ID, Mataram— Dinas Pertanian Kota Mataram, Nusa Tenggara Barat, menyebutkan, kenaikan harga ayam broiler dipicu karena stok bibit ayam tersebut berkurang.

Kenaikan harga ayam karena kekurangan bibit ini juga secara nasional.

"Kenaikan harga ayam broiler saat ini bukan karena permainan pengepul, tetapi murni karena stok bibit atau DOC day old chicken berkurang," kata Kepala Dinas Pertanian Kota Mataram, Mutawalli, di Mataram, Jumat (4/5/2018).

Mutawalli mengatakan, harga daging ayam broiler di sejumlah pasar tradisional saat ini rata-rata mencapai Rp36 ribu per kilogram hingga Rp40 ribu per kilogram.

Biasanya, harga ayam berkisar antara Rp28 ribu hingga Rp30 ribu per kilogram.

Ia mengatakan, masalah kenaikan harga ayam broiler tidak hanya terjadi di Kota Mataram, melainkan sudah menjadi masalah nasional sehingga penanganannya juga dilakukan secara nasional.

Untuk menangani masalah kelangkaan bibit ayam broiler itu, saat ini pemerintah telah melakukan koordinasi dengan sejumlah produsen bibit ayam broiler agar segera mengirim bibit dengan jumlah normal.

Informasi dari produsen, biasanya mereka mengirim bibit ayam broiler ke daerah ini sebanyak 50 ribu ekor per hari, namun karena terjadi kelangkaan kini hanya mampu mengirim 20 ribu ekor.

"Akibatnya, agen-agen ayam broiler kekurangan sehingga memicu kenaikan harga," katanya.

Oleh karena itu, untuk menghindari terjadinya kenaikan lagi, Dinas Pertanian juga segera berkoordinasi dengan para pengusaha yang ada di Lombok untuk bisa memasukkan ayamnya ke Kota Mataram.

Kalau di Mataram, katanya, jumlah pengusaha besar pemasok ayam broiler saat ini hanya tiga perusahaan dan sekitar empat hingga lima pengusaha kecil.

"Para pengusaha besar ayam broiler lebih banyak berada di luar kota karena kondisi dan areal di kota yang sangat terbatas," katanya.
 

Sumber: ANTARA


Bagaimana menurut anda tentang artikel ini ?
500
komentar (0)