logo rilis
Bibir Kering saat Berpuasa, Tips Alami Ini Patut Dicoba
Kontributor
Ning Triasih
04 Juni 2018, 21:04 WIB
Bibir Kering saat Berpuasa, Tips Alami Ini Patut Dicoba
ILUSTRASI: Istimewa

RILIS.ID, Jakarta— Saat berpuasa, bukan tenggorokan saja yang kering lantaran seharian penuh tak makan dan minum. Terkadang, bibir juga menjadi kering bahkan pecah-pecah.

Masalah bibir kering saat berpuasa tentu tak hanya mengganggu kenyamanan, tapi juga memengaruhi penampilan Anda. Anda termasuk salah satunya? Tenang. Berikut tips alami mengobati bibir kering saat berpuasa, dilansir dari Healthyliving.

Kantong teh hijau

Gunakan kantong teh hijau untuk melembapkan bibir Anda. Teh hijau sendiri mengandung polifenol yang  bermanfaat meredakan jaringan meradang, termasuk menyembuhkan bibir kering dan pecah-pecah. Anda cukup mengoleskan kantung teh hijau ke bibir Anda kemudian lihat hasilnya.

Lip balm alami

Buat lip balm alami dari campuran madu dan air lemon, oles ketika bibir kering. Kandungan madu bisa melembapkan dan lemon bisa mengelupas sel-sel kulit mati yang menyebabkan bibir kering.

Setop menjilati bibir

Tak sedikit orang menjilati bibir mereka yang kering dengan tujuan melembapkannya. Jika Anda termasuk yang suka melakukan kebiasaan ini, setop mulai sekarang. Pasalnya, alih-alih melembapkan, hasilnya justru sebaliknya, makin membuat bibir kering. 

Vitamin E

Saat sahur maupun berbuka, konsumsilah makanan yang tinggi akan akan kandungan vitamin E. Ya, vitamin ini sangat bagus untuk menjaga kesehatan kulit, termasuk kulit bibir. Selain lewat makanan, Anda juga bisa mengoleskan vitamin E secara langsung di bibir sebelum tidur. Jika bentuknya tablet, hancurkan lebih dulu kemudian aplikasikan pada bibir secara rutin.

Minum air putih cukup

Selain melembapkan dari luar, menjaganya dari dalam juga tak kalah penting. Salah satunya dengan cukup minum air putih. Agar asupan air tercukupi ketika puasa, usahakan banyak minum saat buka dan sahur. Air tak hanya membuang racun dalam tubuh, tapi juga menjaga metabolisme tubuh serta kelembapan area tubuh lainnya.


Bagaimana menurut anda tentang artikel ini ?
500
komentar (0)