logo rilis

Bertemu Ketua KPU, Panglima Hadi Pastikan TNI Siap Amankan Pilkada Serentak
Kontributor
Zulyahmin
14 November 2019, 21:30 WIB
Bertemu Ketua KPU, Panglima Hadi Pastikan TNI Siap Amankan Pilkada Serentak
FOTO: Puspen TNI

RILIS.ID, Jakarta— Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto, memastikan, pihaknya akan menyiapkan personel dan alutsista untuk perbantuan kepada Polri dan KPU dalam pengamanan dan pelaksanaan Pilkada Serentak 2020. 

Menurutnya, personel dan alutsista TNI itu akan tersebar di 270 daerah yang terdiri dari sembilan Provinsi, 37 Kota dan 224 kabupaten yang menggelar Pilkada Serentak 2020. 

Panglima Hadi menyampaikan hal itu saat menerima audiensi Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU), Arief Budiman, di Subden Mabes TNI, Jalan Merdeka Barat No. 2, Jakarta, Kamis (14/11/2019).

“Potensi kerawanan dalam Pilkada terdapat pada aspek penyelenggaraan, aspek kontestasi dan aspek partisipasi, sehingga diperlukan pengamanan untuk mengantisipasi potensi kerawanan pelaksanaan Pilkada 2020,” kata Hadi.

Dalam audiensi itu, Ketua KPU Arief Budiman menyampaikan laporan hasil pelaksanaan Pileg dan Pilpres 2019 serta persiapan menjelang Pilkada Serentak 2020.

Arief Budiman mengatakan, pihaknya mengapresiasi dan menyampaikan terima kasih kepada TNI terkait pengamanan dan bantuan distribusi logistik Pemilu 2019 di seluruh Indonesia. 

"Khususnya daerah terpencil yang dilaksanakan selama pelaksanaan sehingga dapat berjalan aman, lancar, damai dan sukses,” ujar Arief.

Arief mengatakan, tren partisipasi pemilih pada Pemilu 2019 mengalami kenaikan sangat signifikan dibandingkan dengan beberapa pemilu sebelumnya. 

“Pemilu 1999 sampai dengan Pemilu 2014 tren itu grafiknya cenderung menurun walaupun di Pemilu 2014 mengalami kenaikan yang tidak terlalu besar, tapi di 2019 kita mengalami kenaikan dibandingkan Pemilu 2014,” terangnya.

Menurut dia, selama pelaksanaan Pemilu 2019 terdapat beberapa catatan yang menjadi poin-poin penting, seperti pelaksanaan seluruh tahapan yang sudah berjalan dengan baik.

“Beberapa catatan penting pada pelaksanaan Pemilu 2019 misalnya jumlah kandidat perempuan dalam Pemilu 2019 itu mengalami kenaikan, bukan hanya jumlah kandidat perempuannya tapi keterpilihannya itu juga mengalami kenaikan,” tuturnya.

Selain menyampaikan laporan kepada Panglima TNI, KPU juga telah menyampaikan laporan kepada Presiden Joko Widodo. 

“KPU juga berencana menyampaikan laporan hasil Pemilu kepada Polri, DPR, MPR, DPD, serta mitra kerja KPU seperti kementerian terkait,” ucap Arief Budiman.

“Laporan ini sangat penting dan  perlu kami sampaikan sebagai bahan bagi para pihak untuk mengevaluasi, memberi masukan, memberi catatan sekaligus menentukan ke depan langkah kita supaya pemilu dan demokrasi kita menjadi semakin baik,” tutupnya.




Bagaimana menurut anda tentang artikel ini ?
500
komentar (0)





2019 | WWW.RILIS.ID