logo rilis

Bertemu Empat Mata, Luhut Diduga Tawari Prabowo Cawapres Jokowi
Kontributor
Tari Oktaviani
08 April 2018, 13:06 WIB
Bertemu Empat Mata, Luhut Diduga Tawari Prabowo Cawapres Jokowi
Jokowi Prabowo. FOTO: RILIS/Indra kusuma

RILIS.ID, Jakarta— Pertemuan Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman, Luhut Binsar Panjaitan, dengan Ketua Umum Partai Gerindra, Prabowo Subianto, dinilai sebagai bentuk tawaran agar Prabowo masuk ke pusaran dukungan Joko Widodo.

Menurut Pengamat politik dari Renaissance Political Research and Studies (RePORT), Khikmawanto, besar kemungkinan pertemuan itu didasari ajakan Luhut kepada Prabowo ke koalisi pemerintahannya. 

"Hubungan pak Luhut dan Jokowi tetap harmonis, hemat saya misi utama pak Luhut mengajak gabung ke koalisi pemerintahan apakah sebagai cawapres pak jokowi atau ada posisi lain yang tawarkan," ungkapnya kepada rilis.id, Jakarta, Minggu (8/4/2018).

Menurutnya, sebagai elite politik memang sangat diperlukan pertemuan para tokoh  untuk tetap menjaga stabilitas politik tetap terjaga. Ia pun menilai, Luhut menemui Prabowo lantaran ditangkapnya keraguan dari Prabowo terkait dengan maju tidaknya sebagai capres. 

"Saran saya kader Gerindra tetap harus realistis terkait pengusunganya Pak Prabowo jadi capres, karena saya juga menagkap Pak Probowo sudah berfikir realistis akan tetapi kader Gerindra tetap agak memkasa Pak Prabowo sebagai capres," ujarnya.

Namun, Khikmawanto mengimbau agar Prabowo perlu menjalankan komitmennya sebagai calon presiden di 2019. Jika tidak, maka ia memprediksi akan mengaburkan suara pemilihnya.

"Ditengah situasi semacam ini rakyat juga menilai sikap gamang Prabowo dalam mengambil keputusan pencapresan. Akibatnya kalaupun tetap maju makan sedikit banyak berpengaruh ke pemilih bahwa Prabowo kurang tegas, berbeda dengan sikap yang selama ini di presepsikan kader Gerindra bahwa Prabowo tegas," paprnya. 

Sebelumnya, kedua purnawirawan jenderal TNI tersebut diam-diam bertemu empat mata di sebuah restoran di salah satu hotel bintang lima di Jakarta, Jumat (6/4).
Wakil Sekjen Gerindra Andre Rosiade meyakini pertemuan empat mata itu terkait dengan gelaran Pilpres 2019.

Editor:


Bagaimana menurut anda tentang artikel ini ?
500
komentar (0)