logo rilis
Berpotensi Memecah Belah, 'List' Mubalig Kemenag Diharapkan Dihentikan
Kontributor
Fatah H Sidik
22 Mei 2018, 22:25 WIB
Berpotensi Memecah Belah, 'List' Mubalig Kemenag Diharapkan Dihentikan
Wakil Sekretaris Jenderal DPP Partai Amanat Nasional (PAN), Saleh Partaonan Daulay. ILUSTRASI: RILIS.ID/Hafidz Faza

RILIS.ID, Jakarta— Wakil Sekretaris Jenderal DPP Partai Amanat Nasional (PAN), Saleh Partaonan Daulay, meminta, Kementerian Agama (Kemenag) menghentikan merilis daftar nama penceramah. Sebab, berpotensi memecah belah mubalig.

"Setidaknya, antara yang terdaftar dan yang tidak terdaftar," ujarnya via siaran pers yang diterima rilis.id di Jakarta, Selasa (22/5/2018).

Jika terus dilakukan, Wakil Ketua Komisi IX DPR ini khawatir, menimbulkan kesan Kemenag "menutup telinga" terhadap masukan dan kritik masyarakat. "Tentu berdampak negatif bagi pemerintah secara kolektif," jelasnya.

Saleh berkeyakinan, organisasi-organisasi kemasyarakatan yang sebelumnya disebut akan memberikan nama-nama, banyak yang keberatan. Sehingga, kemungkinan takkan menyodorkan memberikan nama.

Hal tersebut, bakal menyulitkan Kemenag mendata ribuan, bahkan puluhan ribu penceramah se-Indonesia. "Saya termasuk yang tidak yakin, kalau Muhammadiyah, misalnya, mau memberikan daftar nama," pungkas dia.


500
komentar (0)