logo rilis
Berebut Suara NU di Jatim, Siapa Pemenang?
Kontributor
Armidis Fahmi
13 Januari 2018, 01:04 WIB
Berebut Suara NU di Jatim, Siapa Pemenang?
ILUSTRASI: RILIS.ID/Hafidz Faza.

RILIS.ID, Jakarta— Kontestasi Pemilihan Gubernur (Pilgub) Jawa Timur 2018 bakal berlangsung ketat. Sebab, dua pasangan calon sama-sama berasal dari kalangan Nahdlatul Ulama (NU).

Dua pasangan calon sudah resmi mendaftar ke Komisi Pemilihan Umum (KPU) Jatim. Mereka adalah Saifullah Yusuf-Puti Guntur Soekarnoputri dan Khofifah Indar Parawansa-Emil Dardak.

Pakar komunikasi politik Universitas Airlangga, Suko Widodo, menilai variabel yang menentukan malah beralih pada sosok calon wakil gubernurnya.

"Peluang besar akan sangat ditentukan oleh potensi cawagubnya. Sejauh ini kedua cagub sudah memiliki popularitas di atas 90 persen, artinya brandnya sudah maksimsal," ujar Suko Widodo kepada rilis.id melalui pesan singkatnya, Jakarta, Jumat (12/1/2018).

Meskipun kedua kandidat punya basis NU yang sama kuat, persoalan selanjutnya adalah cara masing-masing calon untuk menggaet pemilih.

Faktor itu dianggap paling menentukan perolehan elektoral ditengah kandidat yang sangat kompetitif. Partai politik pun, menurut Suko, tidak signifikan menggerek pemilih.

"Sekarang tinggal ditentukan seberapa kuat paslonnya atau cagubnya mampu menarik dukungan suara," pungkas Suko.

Kualitas cagub maupun cawagub paling paling menentukan. "Ya tentu saja. Tapi karena ini pilkada maka pertimbangan pertama tertuju pada kualitas kandidat. Parpol berpengaruh tapi tidak optimal," pungkas Suko.


#Pilkada 2018
#Pilgub Jatim
#Khofifah-Emil
#Gus Ipul-Puti
500
komentar (0)