logo rilis
Bercanda Bom, Polisi Tetapkan FN Jadi Tersangka
Kontributor
Andi Mohammad Ikhbal
30 Mei 2018, 07:45 WIB
Bercanda Bom, Polisi Tetapkan FN Jadi Tersangka
Penumpang Lion Air, FN yang bercanda soal bom di pesawat. FOTO: Merdeka.com

RILIS.ID, Pontianak— Polresta Pontianak, menetapkan FN, penumpang maskapai Lion Air, sebagai tersangka kasus candaan bom pada Senin, 28 Mei malam lalu, yang berdampak menimbulkan kekacauan.

"Perbuatan FN melanggar pasal 437 ayat (1) dan (2), UU No. 1 Tahun 2009 tentang Penerbangan," kata Kabid Humas Polda Kalbar, AKBP Nanang Purnomo, saat dihubungi kemarin.

Ia menjelaskan, dengan ditetapkannya FN sebagai tersangka, pihak kepolisian langsung menahan dirinya untuk mencegah yang bersangkutan melarikan diri.

Sebelumnya, Polisi melakukan gelar perkara pada Selasa malam (29/5/2018) sekitar pukul 19.30 WIB bertempat di ruang kerja kasat Reskrim Polresta Pontianak.

Adapun peserta gelar perkara tersebut, di antaranya, Kasat Reskrim Polresta Pontianak, Kompol M Husni Ramli, bersama sejumlah pegawai penyidik (PPNS) dari Ditjen Hubungan Udara Kemenhub.

Seperti diketahui, pada Senin malam kemarin, pesawat Lion Air JT 687 tujuan Pontianak-Jakarta mengalami penundaan karena seorang penumpang berinisial FN melemparkan candaan soal bom.

Penjabat Gubernur Kalbar, Dodi Riyadmadji, mengimbau masyarakat Kalbar agar cerdas dan rasional dalam menyikapi candaan bom, seperti kasus FN kemarin.

"Masyarakat harus berpikir rasional, karena baik orang maupun barang-barang yang masuk ke pesawat pasti sudah diperiksa mesin x-ray, sehingga sudah dalam keadaan aman," katanya.

Sehingga, menurut dia, barang-barang berbahaya yang bisa meledak misalnya pasti tidak bisa lolos, karena telah melalui mesin x-ray tersebut.

"Oleh karena itu, masyarakat harus cerdas, tidak perlu panik dan takut oleh isu-isu yang dikatakan oleh seseorang seperti candaan bom tersebut," imbaunya.

Sumber: ANTARA


Bagaimana menurut anda tentang artikel ini ?
500
komentar (0)