logo rilis
Berbekal Yahudi, Bos Chelsea Dapat Kewarganegaraan Israel
Kontributor
Syahrain F.
29 Mei 2018, 20:15 WIB
Berbekal Yahudi, Bos Chelsea Dapat Kewarganegaraan Israel
Pemiliki klub sepak bola Chelsea Roman Abramovich. Credit: Getty Images/Peter Macdiarmid

RILIS.ID, Yerusalem— Pemilik klub sepak bola Chelsea FC Roman Abramovich dilaporkan telah mendapat kewarganegaraan Israel. Hal itu disampaikan pejabat kementerian dalam negeri Israel pada Senin (28/5/2018).

"Roman Abramovich tiba di Kedutaan Israel di Moskow seperti warga pada umumnya. Dia mengurus permohonan untuk mendapat izin imigrasi. Dokumen-dokumennya dicek berdasarkan 'undang-undang untuk kembali' (aturan di Israel yang mengatur penganut Yahudi untuk datang atau menetap di Israel dengan tujuan mendapat kewarganegaraan). Dan dia berhak mendapatkannya," kata pejabat Israel kepada media Channel 10.

Harian cetak terbesar di Israel, Ynet, mengabarkan, taipan asal Rusia itu telah mengunjungi Tel Aviv pada Senin dan menerima dokumen yang mengesahkan dirinya sebagai warga negara. Berdasarkan berita itu, dia bahkan telah membeli sebuah properti di Tel Aviv.

Sebelumnya, Abramovic mengalami kendala administrasi untuk memperpanjang visa Inggris-nya yang telah melewati masa berlaku. Pemerintah Inggris menolak untuk memberi komentar soal itu.

Sementara pemegang paspor Israel dapat memasuki Britania Raya (termasuk Inggris) tanpa visa untuk jangka waktu pendek.

Melansir media Inggris The Guardian, Abramovich merupakan seorang Yahudi yang memiliki kontribusi terhadap Israel. Dia telah mendonasikan jutaan dollar untuk membiayai riset dan pengembangan sejumlah proyek dan investasi kepada perusahaan lokal. Dia juga sering keluar masuk Israel dan dikabarkan memiliki sebuah hotel di Tel Aviv yang terletak di pinggir pantai Mediterania.


Abramovich berada di situs sakral bagi umat Yahudi, Tembok Barat, di Yerusalem, pada 7 Februari 2006. Credit: Getty Images/Orel Cohen

Media-media Israel telah memprediksi, untuk mengatasi permasalahan dokumen izin tinggalnya, bos Chelsea itu akan mencari kewarganegaraan baru. Media The Times of Israel bahkan memberitakan, Abramovich merupakan sosok yang diinginkan untuk dijadikan sebagai warga Israel. 

Iming-iming yang ditawari kepadanya di antaranya berupa pembebasan bayar pajak selama 10 tahun dan tidak akan ada otoritas Israel yang akan mempertanyakan asal-muasal kekayaannya. 

Jika mengacu pada perhitungan majalah Forbes, Abramovich diprediksi memilki kekayaan sekitar £8,6 miliar atau setara dengan 159,57 triliun dalam hitungan rupiah. Dengan angka itu, Abramovich menjadi orang terkaya secara instan nomor wahid di Israel.

Kasus Skripal
Ada pula spekulasi yang beredar bahwa kendala izin yang dihadapi Abramovich berkaitan dengan upaya pembunuhan mantan agen Rusia Sergei Skripal dan anaknya yang diyakini oleh pemerintah Inggris diracun oleh agen Rusia KGB. Rusia berulang kali menepis tuduhan tersebut.

Terlebih lagi, Abramovich merupakan pengusaha Rusia yang memiliki kedekatan dengan Presiden Vladimir Putin. Namun, Menteri Luar Negeri Inggris Boris Johnson meluruskan spekulasi tersebut.

"Sepenuhnya keliru jika mengaitkan Abramovich (dalam kasus Skripal) dilandasi kedekatannya dengan Vladimir Putin," kata Boris.

Namun, dia juga mengungkapkan, usai kasus Skripal mencuat, ada desakan terkait apa yang bisa dilakukan pemerintah Inggris untuk melacak para pebisnis terdekat Putin, yang diduga kuat memiliki hasil kekayaan dari bisnis kotor.


komentar (0)