Home » Muda

BEM UGM Sebut Parpol Harus Mampu Baca Keinginan Generasi Milenial

print this page Selasa, 5/12/2017 | 14:40

Parpol yang Mendaftar ke KPU. FOTO: RILIS.ID/Indra Kusuma.

RILIS.ID, Jakarta— Ketua Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Gadjah Mada (BEM UGM) Alfath Bagus Panuntun El Nur Indonesia mengatakan, tren generasi milenial di dunia politik lebih kepada pembaharuan. Untuk itu partai politik harus mampu membaca keinginan generasi milenial.

"Parpol harus mampu membaca kebutuhan generasi milenial yaitu kreativitasnya tersalurkan. Semakin bertambahnya kelas menengah dan anak muda perlu mendapatkan ruang," ujarnya saat dihubungi rilis.id di Jakarta, Rabu (5/12/2017). 

Menurut Alfath, saat ini generasi milenial sudah muak dengan perilaku politik yang dijalankan oleh politisi tua. Hal itu dipertontonkan dengan tindakan korupsi semakin tak terbendung. Namun, sebagian kecil dari generasi milenial ini, bagi Alfath masih ada yang peduli dengan kondisi politik di tanah air.

"Sebenarnya mereka bisa diberdayakan, disalurkan kreativitasnya di dunia politik. Tapi tergantung pintar-pintarnya parpol memainkan peranannya sebagai lembaga politik, lembaga perkaderan dan juga lembaga pengartikulasian," imbuhnya.

Jika tokoh-tokoh dan parpol hanya menjual pencitraan tanpa melakukan kerja konkret, Alfath menilai, tidak menutup kemungkinan mereka akan ditinggalkan oleh generasi milenial. "Bisa saja itu terjadi," pungkasnya.

Penulis Tio Pirnando
Editor Sukarjito

Tags:

BEM UGMParpolGenerasi Milenial