logo rilis

Bela Sandi, Sudirman Said: Tak Ada Uang Rp500 Miliar ke PKS-PAN
Kontributor
Tari Oktaviani
14 Agustus 2018, 14:50 WIB
Bela Sandi, Sudirman Said: Tak Ada Uang Rp500 Miliar ke PKS-PAN
Sudirman Said. FOTO: RILIS.ID

RILIS.ID, Jakarta— Anggota tim pemenangan Prabowo dan Sandiaga Uno, Sudirman Said, menegaskan, tudingan Wakil Sekjen Partai Demokrat Andi Arief yang menyebut ada uang Rp500 miliar dari Sandiaga kepada PAN dan PKS tidak benar adanya. Ia mengungkapkan, Sandiaga pun berhak memberikan sejumlah dana sebagai sumbangsih untuk kampanyenya.

"Jadi tidak ada cerita mahar dan pemberian apapun. Kan saya punya pengalaman nih tim kampanye akan susun anggaran. Kandidat nggak punya batasan berapapun untuk menyumbang," kata Sudirman di gedung KPK, Jakarta, Selasa (14/8/2018).

Ia pun kembali menegaskan, hingga saat ini belum ada uang keluar dari Sandiaga. Adapun berbeda ceritanya ketika Sandi ingin menyumbang. 

Namun begitu Sudirman enggan menyebutkan berapa angka yang nantinya akan disumbangkan Sandi dalam pilpres 2019 mendatang. Ia mengatakan, hal itu baru akan dibahas setelah resmi menjadi calon Wakil Presiden.

"Nanti setelah dicalonkan resmi, baru ada kebutuhan menyumbang kampanye. Sampai sekarang belum ada transfer uang sepersen pun," tegasnya.

Sebelumnya diketahui, Wasekjen Demokrat Andi Arief menyebut bahwa Sandiaga Uno memberikan uang Rp500 miliar kepada PAN dan PKS untuk mengusungnya sebagai cawapres Prabowo Subianto. Namun hal itu ditepis oleh Sandiaga sendiri.

"Kita bisa pastikan itu tidak betul yang disampaikan," kata Sandiaga kepada wartawan di Pantai Ancol, Jakarta Utara, Minggu (12/8/2018).

Ia mengatakan, tidak ada uang yang diberikan ke parpol koalisinya. Namun memang, Sandi mengaku bahwa dirinya bersedia memberikan uangnya untuk kampanye.

"Saya bersedia untuk menyediakan sebagian dari biaya kampanye dan ada bantuan kepada tim pemenangan dan juga bantuan kepada partai pengusung itu yang menjadi komitmen kita," sambungnya.

Perihal pernyataan Sandiaga, Andi Arief menilai hal itu sudah termasuk ke dalam pengakuan oleh Sandi bahwa tudingannya itu benar. "Soal mahar, entah dalam bentuk penaklukan atau kampanye, sudah diakui Sandi Uno," ujar Andi Arief di Twitter-nya.
 

Editor: Sukma Alam


Bagaimana menurut anda tentang artikel ini ?
500
komentar (0)