Home » Muda

Menristekdikti: Bela Negara Cara untuk Pertahankan Negara

print this page Senin, 8/1/2018 | 13:51

ILUSTRASI: Hafidz Faza

RILIS.ID, Jakarta— Menteri Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi (Menristekdikti) Mohamad Nasir mengatakan, bela negara merupakan salah satu cara untuk mempertahankan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) dari setiap rongrongan ataupun gangguan yang ingin memecah-belah Tanah Air.

"Mahasiswa sebagai kader bela negara harus dapat mempertahankan negara kesatuan di bawah Pancasila, Undang-Undang Dasar (UUD) 1945, dan semboyan Bhineka tunggal Ika," kata Nasir dalam siaran pers yang diterima rilis.id, di Jakarta, Senin (8/1/2017).

Dalam acara Pendidikan Bela Negara (PBN) Angkatan 32 di Universitas Siliwangi, hari ini, dia juga mendorong, agar kegiatan tersebut mampu meningkatkan rasa cinta Tanah Air di kalangan pemuda. Kegiatan ini juga harus difokuskan pada penghalauan gerakan radikalisme. 

"Karena, hakikat dari PBN, yakni untuk membangun bangsa dan negara, demi kemajuan, kesejahteraan, dan keadilan, menuju masyarakat Indonesia yang madani serta bermartabat," ujar Nasir.

Mantan Rektor Universitas Diponegoro (Undip) itu menyadari, saat ini bebasnya budaya global, membuat batas-batas antarbangsa menjadi kabur.

Ia pun berharap, PBN mampu meminimalisasi pergeseran ideologi, ekonomi, sosial, budaya, bahkan pertahanan dan keamanan.

Menurutnya, Indonesia sebagai bangsa yang plural harus dapat memanfaatkan segala potensi untuk mempertahankan keutuhan bangsa dan membuat bangsanya semakin kompetitif, mandiri, serta sejahtera.

Mahasiswa sebagai kader bela negara, ucapnya, diharapkan menjadi agen perubahan dan menjadi sumber kekuatan pemersatu bangsa yang tidak hanya kompeten, tetapi juga nasionalis, memiliki kepedulian sosial, dan inovatif.

"Inovasi menjadi sangat penting sebagai amunisi dalam menghadapi tantangan masa depan," tuntasnya.

Penulis Tio Pirnando
Editor Elvi R

Tags:

Menteri Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Menristekdikti) Mohamad Nasir PBN