logo rilis
Begini Kata Pimpinan DPR soal Kematian Bocah Bagi Sembako di CFD
Kontributor
Nailin In Saroh
03 Mei 2018, 11:23 WIB
Begini Kata Pimpinan DPR soal Kematian Bocah Bagi Sembako di CFD
Wakil Ketua DPR RI, Taufik Kurniawan. FOTO: RILIS.ID/Indra Kusuma

RILIS.ID, Jakarta— Wakil Ketua DPR RI, Taufik Kurniawan, menanggapi kabar kematian dua anak kecil di Monas saat aksi bagi-bagi sembako, Sabtu (28/4/2018) lalu. Ia berharap kejadian tersebut tak terulang kembali.

“Kalau ada korban yang pertama tentu bela sungkawa. Yang kedua jangan sampai terjadi lagi,” ujar Taufik di kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (2/5/2018).

Ia melanjutkan, melihat kejadian saat Car Free Day (CFD) beberapa waktu lalu, ada rombongan aksi #2019GantiPresiden yang bersiteru dengan kelompok #DiaSibukKerja. Menurutnya, itu sudah jelas ada dua kubu masyarakat di lokasi yang bersamaan sehingga perlu ada aturan agar tidak terjadi perselisihan antara kedua kelompok tersebut.

“Kalau sudah ada aksi saling provokasi seperti itu jangan pula dari satu kelompok baiknya tidak pakai kaus mereka dalam posisi dia sibuk kerja keras terus. Ya kecuali kalau siapapun itu pakai baju tidak saling memprovokasi, pakai baju sipil tapi diintimidasi baru bermasalah,” jelas Politikus asal Semarang itu.

Karenanya ia menegaskan, agar semua lapisan jangan saling memberi informasi berita yang hanya memberatkan satu sisi saja. Informasi, kata dia, harus dua sisi dan berimbang. Sehingga apabila kemudian tidak ingin menjadi sasaran jangan ikut dalam arena tersebut.

“Kalau kemudian tidak mau ambil resiko ya jangan masuk ke dalam arena risiko. Saya terus terang melihat objektif. Korban meninggal tentu sangat disayangkan. Tetapi juga jangan pula misalnya saling memberikan aksi provokasi sehingga apabila ada korban seolah-olah hanya satu pihak yang salah,” kata Taufik.

Ia pun mengimbau agar kejadian belakangan yang terjadi di masyarakat tidak memperkeruh kerukunan yang sudah terbangun, sehingga semua dapat keadilan yang sama dimata hukum.

“Saya harap informasi ke masyarakat juga harus imbang dan adil. Saya tidak dalam kapasitas mendukung siapapun tetapi saya rasa kok ini tidak seimbang dan tidak adil dalam pemberitaannya,” tandasnya.

Editor: Sukma Alam


500
komentar (0)