logo rilis
Begini Dramatisnya Prabowo Dipanggul Kader dan Bertelanjang Dada
Kontributor
Budi Prasetyo
13 April 2018, 10:20 WIB
Begini Dramatisnya Prabowo Dipanggul Kader dan Bertelanjang Dada
FOTO: Istimewa

RILIS.ID, Surabaya— Sekretaris DPD Partai Gerindra Jawa Timur, Anwar Sadad menceritakan dramatisnya pemandangan ketika sang Ketua Umum Partai Gerindra, Prabowo Subianto, dipanggul kader dengan bertelanjang dada dan mengitari api unggun.

Malam itu, kata Sadad, ribuan kader Gerindra yang berkumpul di padepokan Garuda Yaksa, Hambalang terlihat bersemangat, menyambut kesiapan Prabowo yang dicalonkan sebagai Calon Presiden dari partai tersebut untuk Pemilihan Presiden 2019.

"Suasananya malam itu memang dramatis," katanya ketika dikonfirmasi di Surabaya, Jumat (13/4/2018).

Ketika itu, tutur Sadad, Sekjen Gerindra, Ahmad Muzani menyampaikan pandangan 34 DPD yang menyatakan bulat mengusung Prabowo sebagai capres.

"Ketika itu, Sekjen menyampaikan resume kesimpulan pemandangan umum dan menyampaikan surat tertulis yang ditandatangani, meminta kesediaan Prabowo mencalonkan diri menjadi presiden," kata Sadad. 

Tak lama kemudian, di hadapan peserta Rakornas, Prabowo pun menyampaikan kesediaannya menjadi Capres Gerindra. 

"Beliau menyampaikan, sekarang ini opini yang dibentuk seakan Prabowo galau, Prabowo tidak punya uang dan Prabowo king maker. Melihat kegigihan kader, moral tempur pak Prabowo terangkat dan kita semua lega. Setelah beliau menyatakan siap, beliau pun  menutup pidato dengan kata merdeka tiga kali dan takbir tiga kali," katanya. 

Mendengar kesiapan Prabowo, kata Sadad, ribuan kader lalu secara spontan menyanyikan yel-yel dan mengarak Prabowo keluar tenda. Mengitari nyala api unggun. Prabowo pun secara spontan melepas baju dan ikut bernyanyi. 

"Para kader merapat, mendekat dan berjoget. Itu spontan saja dan tidak ada yang direncanakan," tuturnya. 

Sadad mengatakan, proses itu sebagai hal yang biasa saja dan ekspresi sebagai kegembiraan kader. 

"Saya kira itu berjalan secara alami dan tidak dibuat buat dan itu biasa bagi partai Gerindra," katanya. 

"Dan menurut saya itu bagian dari ekspresi leadership yang kuat larut dalam kebahagiaan para kader dan sebagai gambaran kegembiraan rakyat yang akan dipimpinnya," pungkasnya. 

Editor: Kurniati


Bagaimana menurut anda tentang artikel ini ?
500
komentar (0)