logo rilis

Bayi Meninggal Karena Pisang, Polisi: Sang Ibu Tidak Tahu Bayi 40 Hari Belum Boleh Makan
Kontributor
Tari Oktaviani
10 Desember 2019, 14:20 WIB
Bayi Meninggal Karena Pisang, Polisi: Sang Ibu Tidak Tahu Bayi 40 Hari Belum Boleh Makan
Rilis.id/Dendi Supratman

RILIS.ID, Jakarta— RILIS.ID, Jakarta - Kapolsek Kebon Jeruk, Jakarta Barat, Ajun Komisaris Polisi Erick Sitepu, menceritakan kronologi bayi berinisial AH yang berusia 40 hari meninggal setelah tersedak makan pisang. Menurutnya, sang ibu, Yuni Sari (27) tidak mengetahui bahwa bayi sebelum 6 bulan belum diperbolehkan diberi makan selain ASI.

"Bayi 40 hari sama ibunya dicoba dikasih makan pisang, dia (ibunya) enggak tahu kalau umur 40 hari itu, bayi pencernaannya belum boleh makan selain ASI. Akibat ketidaktahuan itu, akhirnya bayinya meninggal," kata Erick di Jakarta, Senin (9/12/2019) malam.

Erick mengatakam, berdasarkan hasil visum di Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM), penyebab kematian sang bayi karena ada potongan pisang yang menyangkut di pernafasan. Tak ada bekas luka maupun kekerasan pada tubuh bayi AH.

"Sudah visum di dokter, di korban kami enggak temukan luka atau bekas kekerasan. Jadi memang murni karena ketidaktahuan ibunya itu," kata Erick.

Meski begitu Kepolisian kata Erick tidak menahan Ibunya karena kejadian itu murni karena ketidaktahuan sang ibu.

Diketahui sebelumnya bayi AH yang merupakan salah satu anak kembar dari pasangan Yuni Sari (27) dan Husaeni (34) meninggal pada Minggu (8/12) dini hari saat dilarikan ke Puskemas Kebon Jeruk.

AH pun telah dimakamkan di TPU kawasan Kedoya Utara, Kebon Jeruk, usai divisum di RSCM untuk memastikan penyebab kematiannya.

Sumber: Antara




Bagaimana menurut anda tentang artikel ini ?
500
komentar (0)





2019 | WWW.RILIS.ID