logo rilis
Basarah Harap MPR Periode 2019-2024 Lebih Berperan Bangun Bangsa
Kontributor
Nailin In Saroh
30 Agustus 2019, 12:09 WIB
Basarah Harap MPR Periode 2019-2024 Lebih Berperan Bangun Bangsa
Hari Ulang Tahun MPR RI

RILIS.ID, Jakarta— Wakil Ketua MPR Ahmad Basarah berharap MPR periode 2019-2024 yang akan datang benar-benar dapat meningkatkan lebih lanjut dalam pembangunan bangsa Indonesia di tengah arus globalisasi yang semakin deras membawa berbagai macam arus perubahan dan berbagai keperluan negara-negara asing. 

“Sebagai bangsa yang merupakan bagian dari negara-bangsa bangsa di dunia, Indonesia tidak mungkin mengucilkan diri dari pergaulan internasional. Namun dalam pergaulan internasionalnya itu, Indonesia tidak boleh larut dipedaya oleh berbagai macam negara-negara lain yang menancapkan kepentingan negaranya di Indonesia, ”kata Basarah dalam acara yang membahas 74 tahun MPR RI di Jakarta, Kamis (29/8/2019).

Sejak awal terbentuknya negara Indonesia merdeka tanggal 17 Agustus 1945, para pendiri bangsa telah mewariskan landasan dan ideologi negara yang diberi nama Pancasila, sebagai suatu ideologi yang dinamis. Bung Karno menyebut Pancasila sebagai ideologi yang dinamis adalah untuk menentukan Pancasila yang berbeda dengan ideologi tertutup seperti komunisme atau ideologi terbuka seperti liberalisme. Sebagai ideologi dinamis, Pancasila memiliki kelenturan untuk selalu dapat mengubah jamannya, akan tetapi dasar falsafahnya harus tetap sesuai maksud para pembentuk bangsa atau pembentuk Pancasila.

Pancasila salah satunya berfungsi sebagai meja statistik yang menjadi dasar pijakan bangsa dan menjadi leitstar dinamis atau bintang penuntun yang diarahkan kemana bangsa Indonesia harus mencapai cita-cita dan mendukung. Nilai-nilai Pancasila itu sendiri masih prinsip dasar atau falsafah dasar, sementara UUD NRI 1945 sebagai hukum dasar yang masih bertentangan dengan norma-norma indikatif atau dapat diubah dan diubah optatif atau ideal. 

“Oleh karena itu diperlukan pedoman dasar (prinsip panduan) yang berlaku menjabarkan nilai-nilai Pancasila dan norma-norma dasar dalam UUD NRI 1945 dalam kebijakan dasar pembangunan nasional. ”Jelas legislator asal daerah pemilihan Malang Raya. 

Disinilah letak pentingnya bangsa Indonesia kembali ke konsep Haluan Pembangunan Nasional yang menyediakan arahan dasar yang mengikat bukan hanya partai eksekutif baik pusat maupun daerah, tetapi juga lembaga-lembaga negara lain sehingga semua orang bergantung pada satu pandangan dan fakta yang sama dalam hubungan dan tujuan pembangunan nasional. 

Panduan pembangunan nasional sangat penting agar di tengah derasnya arus globalisasi yang sarat dengan berbagai kepentingan yang tidak menyeret bangsa Indonesia menjadi obyek pembangunan untuk kepentingan asing Tetap menjaga kepribadian Indonesia yang berpijak pada budaya bangsa itu sendiri.

“MPR yang mudah-datang yang benar-benar dapat benar-benar dapat menginsafkan lembaga dengan otoritas tertinggi dapat menghadirkan Haluan Negara dan Haluan Pembangunan Nasional melalui amandemen terbatas UUD NRI 1945,” 

"Dirgahayu ke 74 Majelis Permusyawaratan Rakyat Republik Indonesia sebagai Rumah Permusyawaratan dan Kebangsaan Indonesia,".

 




Bagaimana menurut anda tentang artikel ini ?
500
komentar (0)





2019 | WWW.RILIS.ID