logo rilis
Bappenas: Asian Games Akan Menciptakan Nilai Tambah Ekonomi
Kontributor
Zulhamdi Yahmin
29 Juli 2018, 17:34 WIB
Bappenas: Asian Games Akan Menciptakan Nilai Tambah Ekonomi
FOTO: Istimewa

RILIS.ID, Jakarta— Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas),Bambang Brodjonegoro, mengungkapkan, banyak manfaat yang akan diraih Indonesia sebagai tuan rumah Asian Games 2018. Selain bidang olahraga, katanya, Asian Games juga akan berdampak pada perekonomian.

"Pasti ada kesempatan kerja, usaha dan proporsi, dan penciptaan nilai tambah ekonomi," kata Bambang saat diskusi di kantor Bappenas, Jakarta, Minggu (29/7/2018).

Asian Games, ujar Bambang, akan diikuti 45 negara dengan 462 pertandingan yang akan menyerap sekitar 2 juta penonton. Kemudian untuk perhitungan asumsi lama tinggal atlet dan official adalah selama 12 hari. 

"Sementara wartawan dari berbagai media nasional dan internasional selama 14 hari, dan lama tinggal wisatawan mancanegara selama 6 hari, dan wisatawan nusantara menginap setidaknya 1 hari baik yang di Jakarta maupun Palembang. Jadi persebaran peserta dan pengunjung untuk Jakarta 70 persen dan Palembang 30 persen," ujarnya.

Bambang menjelaskan, pada tahap awal persiapan sejak 2015 sampai 2018 itu adalah fase konstruksi, operasional acara, dan pengeluaran pengunjung. Sehingga menurutnya, selama pergelaran pesta olahraga terbesar se-Asia itu bisa berdampak langsung maupun tak langsung terhadap perekonomian Indonesia. 

"Uang dikeluarkan untuk membangun LRT Palembang itu akan dihitung sebagai dampak langsung terhadap ekonomi kota Palembang. Dari eksternal atau pengunjung itu akan dihitung dari wisman. Lalu dampak ekonomi tidak hanya dihitung secara langsung tapi juga tak langsung, atau efek menetes ke bawahnya terhadap perekonomian adalah dengan menciptakan lapangan kerja, pertumbuhan ekonomi, dan memperbaiki pendapatan masyarakat," jelasnya.

Bambang melanjutkan, Asian Games juga sudah dipastikan akan berdampak pada olahraga di Tanah Air. Pasalnya, demam Asian Games juga akan terus berlangsung setelah usainya penyelenggaraan tersebut. 

"Kita harapkan setelah Asian Games prestasi olahraga kita semakin baik, masyarakat semakin rajin untuk berolahraga, dan mudah-mudahan dalam semau aspek hidup masyarakat jadi lebih sportif," ungkapnya.

Bambang kemudian menceritakan pengalaman saat Indonesia menjadi tuan rumah Asian Games pada 1962 silam. Saat itu, menurutnya, banyak infrastruktur-infrastruktur olahraga dibangun yang sampai saat ini masih menjadi kebanggaan masyarakat Indonesia. 

"Karena biasanya akan muncul infrastuktur baru, dan sejak tahun 1962 sudah bisa menjelaskan kenapa kita punya GBK Senayan dan TVRI. Itu adalah dampak dari Asian Games 1962," paparnya.




Bagaimana menurut anda tentang artikel ini ?
500
komentar (0)





2019 | WWW.RILIS.ID