logo rilis
Banyak Konflik Kepentingan, Fahri Minta Kasus Century Ditangani Polri
Kontributor
Zul Sikumbang
12 April 2018, 12:58 WIB
Banyak Konflik Kepentingan, Fahri Minta Kasus Century Ditangani Polri
Fahri Hamzah. FOTO: RILIS.ID/Indra Kusuma

RILIS.ID, Jakarta— Mantan anggota Panitia Khusus Hak Angket Bank Century, Fahri Hamzah, menyatakan, kasus Bank Century tidak layak ditangani KPK.

"Saya melihat bahwa kasus Bank Century sudah tidak layak diproses KPK. Sebaiknya di Mabes Polri saja," kata Fahri di Kompleks Parlemen, Jakarta, Kamis (12/4/2018).

Wakil Ketua DPR RI itu beralasan, rekomendasi Pansus Angket yang telah diserahkan ke KPK tidak diproses sebagaimana mestinya.

"Sebab pada dasarnya di KPK sendiri ada banyak konflik kepentingan. Kita tahulah salah satu penyebab kasus Century tidak diproses KPK, karena pimpinan KPK ada yang menjadi lawyer LPS yang sebenarnya bertanggungjawab dalam pencairan dana talangan, atau bailout," kata Fahri.

"Karena itu lebih baik jangan diserahkan ke KPK, sebab pasti tidak akan diproses. Apalagi, sudah 10 tahun umurnya, tapi tidak dijalankan di KPK," paparnya.

Sebelumnya, Masyarakat Anti-Korupsi Indonesia (MAKI) memenangkan gugatan praperadilan di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan (PN Jaksel) terkait kasus dugaan korupsi dana talangan (bailout) Bank Century‎.

Koordinator MAKI Boyamin Saiman mengatakan, pihaknya akan menyerahkan salinan putusan praperadilan dari PN Jaksel kepada KPK secepatnya.

Ia pun berharap agar KPK segera menuntaskan kasus ini dengan menetapkan tersangka baru.

"Atas dikabulkannya gugatan praperadilan yang diajukan MAKI lawan KPK dalam kasus korupsi Century, maka tidak ada alasan lagi KPK untuk tidak menetapkan tersangka baru dalam kasus Century," jelas Boyamin di Jakarta.

Editor: Eroby JF


komentar (0)