logo rilis
Banyak Anggota DPRD Korupsi, KPK: Jangan Pilih yang Kasih Uang
Kontributor
Tari Oktaviani
03 April 2018, 20:08 WIB
Banyak Anggota DPRD Korupsi, KPK: Jangan Pilih yang Kasih Uang
ILUSTRASI: RILIS.ID/Hafidz Faza

RILIS.ID, Jakarta— Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Agus Rahardjo mengimbau agar masyarakat tidak terkecoh dengan calon wakil rakyat pada pemilihan legislatif 2019 mendatang. Ini lantaran banyaknya anggota DPRD di beberapa daerah yang melakukan korupsi berjemaah.

"Di banyak kesempatan kami sudah sering bilang kami selalu menganjurkan kalau anda pilih wakil rakyat pilih yang track record-nya baik," kata Agus di gedung KPK, Jakarta, Selasa (3/4/2018).

Menurut Agus, di daerah biasanya rekam jejak para calon wakil rakyat mudah diketahui mengingat cakupan wilayahnya kecil. Sehingga, ia meminta masyarakat untuk pintar memilih wakilnya yang tidak mengiming-imingi uang.

"Jadi jangan pilih karena diberi sesuatu, tapi lihat integritas orang itu," papar Agus.

Sebelumnya, KPK menetapkan Wali Kota Malang Muchammad Anton dan 18 anggota DPRD Kota Malang sebagai tersangka dalam kasus dugaan suap pembahasan APBD-P tahun anggaran 2015. 

KPK menduga Anton selaku Wali Kota Malang dan Jarot memberi hadiah atau janji kepada anggota DPRD Kota Malang terkait dengan pembahasan APBD-P Pemkot Malang. 

Lalu terakhir, KPK tetapkan 38 orang anggota DPRD Sumatra Utara periode 2009-2014 dan 2014-2019 sebagai tersangka. Mereka diduga menerima hadiah atau janji dari Gubernur Gatot Pujo Nugroho terkait fungsi dan kewenangan DPRD.

Editor: Eroby JF


500
komentar (0)